Pesan Abdul Mu’ti di Acara Ikat: Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup dan Motor Kecerdasan

mediaindonesia.com
20 jam lalu
Cover Berita

MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, mengajak umat Islam untuk tidak hanya sekadar melafalkan ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga mendalami makna yang terkandung di dalamnya sebagai kompas kehidupan. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Teladan Mengaji & Berbagi, yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Teladan (Ikat) SMAN 3 Jakarta di Masjid Mabes TNI AD, Sabtu (7/3).

Sebagai alumni SMAN 3 Jakarta lulusan 1986, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk, rahmat, serta cahaya bagi umat manusia. 

Ia mengingatkan agar interaksi dengan kitab suci dimulai dengan hati yang bersih dan permohonan perlindungan kepada Allah dari godaan setan.

Baca juga : Fokus ke Keluarga, Dian Sastrowardoyo Pilih Buka Puasa di Rumah

Al-Qur’an dan Kualitas Diri

Dalam pesannya, Abdul Mu’ti menyoroti dua dimensi penting dalam membaca Al-Qur’an:

  • Penerapan Praktis: Umat diajak memahami Al-Qur’an melalui terjemahan maupun tafsir agar nilai-nilainya dapat diimplementasikan dalam keseharian.
  • Manfaat Kognitif: Membaca dan menghafal Al-Qur’an dinilai dapat melatih daya ingat karena membuat otak tetap aktif.
  • Fungsi Pengingat: Al-Qur’an berfungsi sebagai peringatan agar manusia tetap konsisten berada di jalan yang benar.
Kaitan Puasa dengan Kesalehan Sosial

Terkait ibadah di bulan Ramadan, ia menambahkan bahwa tujuan utama berpuasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Salah satu indikator utama ketakwaan tersebut adalah kedermawanan atau kesediaan untuk berbagi.

“Orang bertakwa digambarkan sebagai mereka yang bersedia menginfakkan harta yang dicintainya kepada orang lain, terutama kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan,” jelasnya. 

Baca juga : Bahaya Tersembunyi di Balik Gorengan saat Berbuka Puasa

Semangat berbagi ini tercermin dalam kegiatan tersebut melalui penyaluran santunan bagi 250 anak yatim.

Visi Pendidikan 2045

Di akhir tausiyahnya, Abdul Mu’ti menggarisbawahi pentingnya sektor pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Menurutnya, penguatan pendidikan agama dan internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an adalah kunci bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi Indonesia yang unggul menuju visi besar 2045. (Z-1)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sosok Vidi Aldiano di Mata Agnez Mo, Kenang Percakapan Random Sebelum Pelantun Nuansa Bening Meninggal Dunia
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkot Tangsel Berhasil Implementasikan Internet IPv6, Ini Kisahnya
• 20 jam laludisway.id
thumb
Perbaikan Tanggul Samping Pasar Cipulir Dikejar Tayang, Target Rampung H-5 hingga H-3 Lebaran
• 1 jam lalusuara.com
thumb
BMKG: Dua Bibit Siklon Picu Potensi Hujan Lebat di 6 Provinsi Senin 9 Maret 2026, Ini Daftarnya
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
BMKG Ungkap Faktor Penyebab Hujan Ekstrem di Jakarta
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.