TANGSEL, DISWAY.ID – Kecepatan transformasi digital di tingkat daerah sering kali terbentur pada keterbatasan infrastruktur warisan yang sulit diperbarui.
Namun, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) membuktikan bahwa hambatan tersebut bisa diatasi dengan perencanaan strategis yang matang.
BACA JUGA:Lay EXO Sampaikan Duka Atas Meninggalnya Vidi Aldiano, Kenang Momen Kolaborasi
BACA JUGA:Peringati Nuzulul Quran, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Quran dalam Kehidupan
Di bawah komando Tubagus Asep Nurdin, Pemkot Tangsel sukses mencatatkan namanya sebagai pemerintah daerah terbaik di Indonesia dalam implementasi Internet Protocol Version 6 (IPv6).
Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian teknis di atas kertas. Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam ajang IPv6 Enhanced Net 5.5G Conference di Jakarta baru-baru ini menjadi bukti nyata bahwa Tangsel telah siap menghadapi lonjakan konektivitas masa depan.
Direktur Telekomunikasi Komdigi, Aju Widya Sari, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah berani Tangsel yang melakukan migrasi protokol internet di saat daerah lain masih terpaku pada protokol lama.
Misi "Digital Excellence" dan Kedaulatan DataKepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan turunan dari misi besar "Digital Excellence" yang diusungnya.
Baginya, infrastruktur jaringan adalah tulang punggung dari seluruh layanan publik. Tanpa protokol yang mumpuni, integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) hanya akan menjadi wacana tanpa daya dukung yang kuat.
"Kami memandang bahwa kedaulatan digital di tingkat lokal harus dimulai dari fondasi yang paling mendasar, yaitu alamat protokol internet. Selama ini, keterbatasan IPv4 telah menjadi tembok penghalang bagi ekspansi layanan digital yang masif. Dengan IPv6, kita bukan hanya menambah kapasitas, tapi membuka gerbang menuju inovasi yang lebih luas," ujar Tubagus Asep Nurdin di Serpong, Sabtu 7 Maret 2026.
BACA JUGA:'Peltu A' Penganiaya Sopir Taksi Online di Tangsel adalah Anggota TNI di Dandim 0510 Tigaraksa
Asep menekankan bahwa visi Diskominfo Tangsel di tahun 2026 adalah menciptakan ekosistem digital yang tidak hanya canggih secara fitur, tetapi juga andal secara arsitektur.
Penggunaan metode dual stack (menjalankan IPv4 dan IPv6 secara bersamaan) dipilih sebagai strategi transisi agar seluruh layanan aplikasi pemerintahan tetap berjalan stabil tanpa adanya gangguan (downtime) bagi masyarakat pengguna.
Efisiensi dan Keamanan di Era IoTImplementasi IPv6 di Tangerang Selatan memberikan dampak langsung pada pengelolaan pusat data (data center) dan jaringan backbone kota. Dalam penjelasannya, Asep menguraikan bahwa IPv6 menawarkan fitur auto-configuration yang memudahkan pengelolaan perangkat jaringan dalam jumlah besar.
Hal ini sangat krusial bagi Tangsel yang tengah gencar mengembangkan konsep Smart City berbasis Internet of Things (IoT).
- 1
- 2
- »





