VIVA –Nasib Marcus Rashford di bursa transfer musim panas bisa dipengaruhi hasil pemilihan presiden FC Barcelona yang akan digelar pada 15 Maret mendatang.
Saat ini Rashford disebut-sebut menjadi salah satu target utama Barcelona untuk musim depan. Klub asal Catalan itu dikabarkan ingin mempermanenkan transfer bintang Manchester United tersebut pada jendela transfer musim panas.
Namun, rencana tersebut berpotensi berubah tergantung siapa yang terpilih sebagai presiden Barcelona.
Dalam pemilihan nanti, petahana Joan Laporta akan bersaing dengan dua kandidat lainnya, yakni Victor Font dan Marc Ciria.
Jika Laporta kembali terpilih, kebijakan transfer Barcelona kemungkinan tidak akan banyak berubah. Hal itu karena direktur olahraga klub, Deco, diperkirakan tetap bertahan dan melanjutkan rencana perekrutan pemain yang sudah disusun.
Namun situasinya bisa berbeda jika Font atau Ciria yang memenangkan pemilihan. Pasalnya, Font disebut tidak ingin mempertahankan Deco sebagai direktur olahraga.
Jurnalis Spanyol, Jordi Carne, menjelaskan bahwa masa depan Rashford di Barcelona sangat berkaitan dengan posisi Deco di klub tersebut.
“Perbedaan utama antara Victor Font dan Laporta adalah soal direktur olahraga, Deco,” kata Carne.
“Font tidak ingin Deco menjabat posisi itu, sementara Laporta ingin mempertahankannya. Dengan Deco, masa depan Rashford lebih jelas. Jika orang lain menggantikannya, maka situasinya bisa berubah.”
Meski begitu, pelatih Barcelona saat ini, Hansi Flick, dikabarkan sangat tertarik melihat Rashford bergabung secara permanen dengan timnya.
Karena itu, hasil pemilihan presiden Barcelona diprediksi bisa menjadi faktor penting yang menentukan apakah Rashford benar-benar meninggalkan Manchester United pada musim panas mendatang.





