JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengaktifkan operasi tanggap darurat setelah gunungan sampah longsor di area TPST Bantargebang, Minggu (8/3/2026).
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan, operasi tanggap darurat tersebut diprioritaskan untuk penanganan korban dan percepatan evakuasi kendaraan.
“Begitu kejadian dilaporkan, kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Prioritas utama adalah keselamatan petugas, penanganan korban, serta percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun longsoran,” ujar Asep dalam keterangannya, Minggu.
Baca juga: 5 Orang Masih Tertimbun Longsor Sampah di TPST Bantargebang hingga Minggu Malam
Sebanyak tiga orang ditemukan tewas imbas longsoran sampah, dua orang selamat, sementara lima orang lainnya masih tertimbun.
Dalam proses penanganan di lokasi, petugas mengerahkan 13 unit ekskavator untuk membuka timbunan sampah yang longsor.
Dari tujuh truk yang terdampak longsor, lima unit telah dievakuasi. Sementara dua truk lainnya masih dievakuasi oleh tim gabungan.
"Dua truk lainnya masih dalam proses evakuasi, yakni kendaraan yang dikemudikan oleh Riki Supriyadi dari Sudin LH Jakarta Utara dan Irwan Supriyatin," kata dia.
Sementara itu, DLH DKI Jakarta juga menata area timbunan sampah untuk mencegah potensi longsor susulan.
“Keselamatan dalam pengoperasian layanan sampah di TPST Bantargebang adalah prioritas utama. Setelah area dinilai aman, kami melakukan stabilisasi dan penataan zona timbunan agar kondisi kembali terkendali,” kata Asep.
Meski proses evakuasi masih berlangsung, pengelolaan sampah dari Jakarta tetap diupayakan berjalan.
Baca juga: 3 Orang Tewas Tertimbun Longsoran Gunung Sampah Bantargebang
Salah satu titik pembuangan sementara di TPST Bantargebang dibuka pada malam hari untuk menjaga siklus pengangkutan truk sampah. Sementara dua titik buang lainnya masih dirapikan.
"Saat ini kami meminta kepada jajaran Sudin LH Provinsi DKI Jakarta untuk menunda pengiriman sampah ke TPST Bantargebang sampai selesainya evakuasi," ucap dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang