REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mengajak masyarakat untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan mengikuti kegiatan lari NgabubuRUN di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Ahad.
"Meskipun puasa, tetap berolahraga dan semangat. Kita sengaja ikut supaya ritme rutin olahraga tetap jalan," kata Muhaimin Iskandar.
Kegiatan NgabubuRUN merupakan bagian dari rangkaian "Festival Jejak Jajanan Nusantara" (JJN). Menurutnya, berolahraga bersama menjelang berbuka puasa merupakan cara positif untuk menjaga kesehatan dan mempererat kebersamaan selama bulan Ramadhan.
Muhaimin menekankan bahwa olahraga tidak harus berat atau mahal, yang terpenting adalah dilakukan secara rutin dan konsisten. Ia mencontohkan metode sederhana seperti "Japanese Interval Walking", yaitu berjalan cepat beberapa saat lalu diselingi berjalan santai, yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan.
"Kita juga terus berolahraga, karena dengan olahraga kita membuktikan sehat itu menambah umur, irit, dan produktif," tambahnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Dalam kegiatan tersebut, Muhaimin dan para peserta NgabubuRUN berlari mengelilingi kawasan GBK dengan rute Istora Senayan, Plaza Timur, Stadion Akuatik hingga track dalam stadion. "Biaya kesehatan nasional kita masih banyak pada kuratif, bukan preventif. Dengan semangat olahraga yang terus membara dan merata, Insya Allah kita akan mengurangi biaya pengobatan dan menjadi lebih sehat," ujar Muhaimin.
"Festival Jejak Jajanan Nusantara" menyajikan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga, kuliner nusantara, hingga promosi produk UMKM, sebagai upaya memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat. Acara ini digelar pada 6-8 Maret 2026 di Parkir Selatan Barat, kawasan GBK, Senayan, Jakarta.