Jakarta (ANTARA) -
Petugas mengevakuasi enam penumpang kapal KM Sinar Kencana Muara yang tiba-tiba mesinnya mati dan air masuk ke kapal saat berada di dekat Pulau Tikus, perairan Pulau Pari, Kelurahan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Minggu.
“Setelah mendapatkan laporan kami langsung melakukan evakuasi penumpang ke daratan terdekat,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta.
Ia mengatakan, kejadian kapal mendadak mati mesin dan air masuk ke kapal terjadi sekitar pukul 07.58 WIB. Empat personel Gulkarmat dengan perahu boat langsung menuju lokasi.
“Kami melakukan evakuasi pukul 08.25 WIB dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi pukul 08.45 WIB,” kata dia.
Berdasarkan keterangan saksi, kapal dengan nama lambung KM Sinar Kencana Muara bertolak dari Muara Kronjo Tangerang (Banten) menuju Pulau Kelapa.
Di tengah perjalanan, cuaca hujan dan ombak besar serta kapal bermuatan lebih (overload) yang mengakibatkan air masuk ke dalam kapal dan mesinnya mati.
Menurut dia, kapal terombang-ambing selama kurang lebih 30 menit di sekitar Pulau Tikus lalu penumpang menghubungi petugas damkar Pulau Pari.
Kemudian boat milik Gulkarmat bertolak dari Pulau Pari menuju lokasi kapal terombang-ambing di tengah lautan. "Alhamdulillah kami berhasil mengevakuasi penumpang ke pulau terdekat, yakni Pulau Pari,” kata dia.
Baca juga: Cuaca buruk, DKI hentikan sementara kapal cepat ke Kepulauan Seribu
Baca juga: Kapal Surya Bahari Rawasaban tenggelam di Pulau Bokor
Petugas mengevakuasi enam penumpang kapal KM Sinar Kencana Muara yang tiba-tiba mesinnya mati dan air masuk ke kapal saat berada di dekat Pulau Tikus, perairan Pulau Pari, Kelurahan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Minggu.
“Setelah mendapatkan laporan kami langsung melakukan evakuasi penumpang ke daratan terdekat,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta.
Ia mengatakan, kejadian kapal mendadak mati mesin dan air masuk ke kapal terjadi sekitar pukul 07.58 WIB. Empat personel Gulkarmat dengan perahu boat langsung menuju lokasi.
“Kami melakukan evakuasi pukul 08.25 WIB dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi pukul 08.45 WIB,” kata dia.
Berdasarkan keterangan saksi, kapal dengan nama lambung KM Sinar Kencana Muara bertolak dari Muara Kronjo Tangerang (Banten) menuju Pulau Kelapa.
Di tengah perjalanan, cuaca hujan dan ombak besar serta kapal bermuatan lebih (overload) yang mengakibatkan air masuk ke dalam kapal dan mesinnya mati.
Menurut dia, kapal terombang-ambing selama kurang lebih 30 menit di sekitar Pulau Tikus lalu penumpang menghubungi petugas damkar Pulau Pari.
Kemudian boat milik Gulkarmat bertolak dari Pulau Pari menuju lokasi kapal terombang-ambing di tengah lautan. "Alhamdulillah kami berhasil mengevakuasi penumpang ke pulau terdekat, yakni Pulau Pari,” kata dia.
Baca juga: Cuaca buruk, DKI hentikan sementara kapal cepat ke Kepulauan Seribu
Baca juga: Kapal Surya Bahari Rawasaban tenggelam di Pulau Bokor





