JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 9–12 Maret 2026.
BMKG mengungkapkan hal ini dipengaruhi dinamika atmosfer dari skala global hingga lokal, di antaranya Monsun Asia diprediksi menguat. Selain itu, fenomena seruakan dingin (cold surge) juga diprediksi signifikan dalam beberapa hari ke depan.
“Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih berada pada fase 5 (Maritime Continent) dalam sepekan ke depan, sehingga berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia Timur,” tulis BMKG dalam laman resminya, dikutip Senin (9/3/2026).
“Selain itu, Gelombang Equatorial Rossby juga diprediksi aktif di NTB bagian selatan, NTT bagian selatan, Maluku, dan hampir seluruh wilayah Pulau Papua. Adanya kombinasi fenomena ini berpotensi memicu peningkatan curah hujan di daerah-daerah tersebut,” ungkap BMKG.




