Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Luka Modric menilai AC Milan menunjukkan mentalitas kuat layaknya 'semangat Sergio Ramos' saat menaklukkan Inter Milan dalam laga panas Derby della Madonnina.
Rossoneri meraih kemenangan tipis 1-0 di San Siro, Senin (9/3/2026), berkat gol tunggal dari Pervis Estupinan.
Bek kiri asal Ekuador itu menjadi pahlawan tak terduga setelah mencetak gol pertamanya bersama Milan sekaligus memastikan kemenangan penting bagi timnya di ajang Serie A.
Sebelum pertandingan, peluang tidak berpihak kepada Milan. Rossoneri berada di bawah tekanan besar karena tertinggal 10 poin dari Inter di puncak klasemen, sehingga laga derby ini menjadi kesempatan terakhir untuk menjaga peluang dalam perebutan gelar.
Gol kemenangan Milan lahir dari skema serangan cepat. Estupiñán memanfaatkan umpan terobosan dari Youssouf Fofana sebelum melepaskan tembakan yang mengejutkan kiper Inter, Yann Sommer, di sudut atas gawang.
“Ini adalah gol terpenting dalam hidup saya,” kata Estupiñán kepada DAZN Italia.
Ia menegaskan gol tersebut merupakan hasil kerja keras tim sepanjang pekan latihan.
“Kami bekerja sangat keras sepanjang minggu. Pelatih meminta saya menyerang ruang di belakang bek mereka, dan saya menemukan momen yang tepat untuk berlari dan mencetak gol,” ujarnya.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, memang meminta Estupiñán untuk mengeksploitasi ruang di sisi pertahanan Inter yang dijaga Luis Henrique.
Kemenangan ini membuat Milan menyapu bersih dua pertemuan Derby della Madonnina musim ini. Sebelumnya, Rossoneri juga menang 1-0 atas Inter pada pertemuan pertama 23 November lalu.
Modric mengakui Inter sempat memberikan tekanan di babak kedua, tetapi ia menilai pertahanan Milan tampil sangat solid.
“Itu adalah upaya luar biasa dari tim. Babak pertama kami sangat bagus. Inter mencoba bangkit setelah jeda karena mereka tim kuat, tetapi mereka hampir tidak menciptakan peluang melawan kami,” kata Modric.
“Hal itu menunjukkan betapa bagusnya organisasi pertahanan kami. Kami pantas memenangkan pertandingan ini,” tambahnya.
Meski demikian, jarak di puncak klasemen Serie A masih cukup besar. Milan kini masih tertinggal tujuh poin dari Inter dengan 10 pertandingan tersisa musim ini.




