Perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran kini tidak hanya menyasar fasilitas militer, tapi juga telah merembet ke infrastruktur energi dan air. Depot minyak hingga fasilitas desalinasi air menjadi sasaran dari konflik yang meluas di Timur Tengah.
Dirangkum detikcom dari pemberitaan Aljazeera dan AFP, Minggu (9/3/2026), serangan Israel ke depot penyimpanan minyak dan fasilitas kilang di Iran telah menyebabkan kebakaran hebat di Teheran. Kobaran api terlihat membubung di ibu kota Iran.
Militer Israel mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka menyatakan bahwa Israel menargetkan fasilitas minyak yang disebut terafiliasi dengan angkatan bersenjata Iran.
Laporan mengenai serangan itu juga disampaikan media pemerintah Iran. Ini menjadi serangan pertama yang dilaporkan menargetkan infrastruktur minyak Republik Islam tersebut.
"Kami melaporkan bahwa sebuah depot minyak di selatan Teheran menjadi sasaran Amerika Serikat dan rezim Zionis," tulis kantor berita resmi IRNA.
Depot minyak itu berada di kawasan yang dekat dengan sebuah kilang minyak utama. Namun kantor berita ILNA melaporkan bahwa fasilitas kilang tersebut 'tidak mengalami kerusakan akibat serangan militer'.
Serangan juga menghantam depot minyak lain di wilayah barat laut Teheran. Jurnalis AFP melihat api dan asap membumbung dari lokasi tersebut.
(knv/fca)





