Purbaya Siap Guyur Rp 100 Triliun ke Perbankan, Ini Sumber Dananya!

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan Purbaya dalam kegiatan media briefing di Kemenkeu. (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menambah penempatan dana ke perbankan senilai Rp100 triliun. Kebijakan ini dilakukan dalam rangka menambah likuiditas perbankan Tanah Air.

Namun, suntikan dana Rp 100 triliun ini memiliki aturan berbeda dibandingkan dana Rp 200 triliun yang ditempatkan Purbaya sejak September 2025.


Ia mengatakan, nominal penambahan ini sifatnya akan lebih fleksibel ketimbang yang telah ditempatkan sebelumnya. Artinya, pemerintah bisa menarik kapan saja atau menambah kapan saja dana Rp 100 triliun itu, tak seperti dana Rp 200 triliun yang telah ditempatkan dalam bentuk deposit on call selama 6 bulan di Himbara.

Baca: Bukan Rp19.000 per Tabung, Purbaya Ungkap Harga Asli LPG 3 Kg

"Nanti mungkin Rp 100 triliun lagi yang bisa keluar masuk, artinya tidak terikat dalam deposit jangka panjang, tapi jangka pendek dan fleksibel," kata Purbaya dalam agenda Buka Puasa Bersama di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, dikutip Senin (9/3/2026).

Adapun dengan skema yang lebih fleksibel, maka pemerintah dapat menarik atau menambah dana tersebut sewaktu-waktu sesuai kebutuhan likuiditas ataupun kebutuhan pembiayaan belanja negara.

Purbaya mengakui, dana tambahan ini sifatnya tak seperti dana Rp 200 triliun yang ditempatkan sebelumnya hanya berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) alias tak masuk pagu anggaran belanja pemerintah. Dana Rp100 triliun tambahan menurutnya akan memanfaatkan dana yang bisa saja digunakan untuk belanja negara.

Baca: Purbaya Tambah Guyuran Uang ke Bank Rp100 T, Begini Ketentuannya

"Kalau yang sampai Rp 300 triliun sudah agak nganggur tuh, tapi yang tambahan mungkin iya, daripada saya ditaruh di BI perbankan enggak punya akses ya kita pindahkan ke situ untuk menambah uang di sistem perekonomian," paparnya.

Dia memastikan mekanisme penempatan dana Rp 100 triliun ini tetap menjaga fleksibilitas fiskal pemerintah. Dana yang ditempatkan di perbankan dapat segera ditarik kembali ketika dibutuhkan untuk membiayai belanja negara, namun bisa 'diparkir' sebentar untuk membantu sistem perekonomian.

"Tapi kan pas kita mau belanjakan bisa langsung keluar. Tapi sebelum dipakai setidaknya bisa membantu sistem perekonomian," tegas Purbaya.

Meski begitu, Purbaya tidak mengungkapkan kapan penambahan dana di Himpunan Bank Milik Negara ini akan dieksekusi kapan. Ia hanya menekankan, telah meminta Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Astera Primanto Bhakti untuk mengkaji realisasinya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: THR Jangan Dihabiskan! Ini 7 Aset Investasi Modal UMR Jakarta

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siapa Mojtaba Khamenei? Tokoh di Balik Layar yang Kini Pimpin Iran
• 52 menit lalucelebesmedia.id
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: AC Milan Menangi Derby dan Pangkas Jarak Jadi 7 Poin, AS Roma Gagal ke-4 Besar
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Ingin Raih Lailatul Qadar? Ini Amalan dan Hal yang Perlu Dihindari di 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Pevita Pearce Ungkap Kenangan Mendalam Bersama Vidi Aldiano yang Selalu Penuh Tawa dan Kebaikan
• 2 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.