TPST Bantargebang Ditutup Seusai Longsor, DLH DKI: RDF di Rorotan Segera Beroperasi

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BEKASI TIMUR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan peninjauan seusai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang mengalami insiden longsor di area Zona 4 pada Minggu (8/3) kemarin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengungkapkan pihaknya menutup sementara TPST Bantargebang.

BACA JUGA: Longsor Sampah TPST Bantargebang, 4 Orang Tewas, Berikut Ini Daftarnya

Menurut dia penutupan itu akan berlangsung hingga proses evakuasi korban selesai dilakukan.

"Saat ini Zona 4 kami tutup total untuk proses evakuasi. Rata-rata sampah yang masuk itu 7.300 sampai 7.500 ton per hari dengan sekitar 1.200 rit truk," kata Asep saat meninjau titik longsor di Bekasi, Senin.

BACA JUGA: TPST Bantargebang Longsor, Korban Tewas Bertambah, Berikut Identitasnya

Pihaknya sedang berupaya untuk mencari titik buang pada zona lain agar tidak terjadi penumpukan sampah di Jakarta.

Sementara operasional pengelolaan sampah berbasis Refuse Derived Fuel'atau RDF Plant di Rorotan, Jakarta Utara, terus diupayakan.

BACA JUGA: 3 Orang Meninggal, Diduga Masih Ada Warga Tertimbun Longsor Gunungan Sampah di Bantargebang

"Kami berharap fasilitas RDF di Rorotan bisa segera beroperasi hari ini untuk sedikit mengurangi beban, meskipun kapasitasnya belum maksimal," ujarnya.

DLH DKI Jakarta juga merespons cepat insiden dengan segera mengaktifkan operasi tanggap darurat menyusul peristiwa longsor yang terjadi di area TPST Bantargebang.

Langkah cepat dan terkoordinasi langsung dilakukan untuk memastikan keselamatan petugas di lapangan, penanganan korban serta stabilisasi area terdampak agar pelayanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan.

Sejak laporan kejadian diterima, pihaknya langsung mengerahkan tim dan mengoordinasikan operasi penanganan bersama lintas instansi.

Tim gabungan yang terlibat antara lain Yon Armed 7/155 GS Kodam Jaya, BPBD DKI Jakarta, BPBD Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Polsek Bantargebang, serta Koramil 05/Bantargebang.

"Kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Prioritas utama adalah keselamatan petugas, penanganan korban, serta percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun longsoran," ujarnya.

Insiden longsor sampah mengakibatkan empat orang meninggal dunia yakni Enda Widayanti (25), Sumini (60), Dedi Sutrisno (22) dan Iwan Supriyatin (40).

"Ada dua orang selamat dan empat orang ditemukan meninggal dunia. Saat ini tim masih terus melakukan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih tertimbun longsor sampah," kata Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prabowo Soroti Gunung Sampah di Bantargebang


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Top 3 News: Hujan Deras Guyur Jakarta, 75 RT dan 19 Jalan Terendam Banjir Minggu 8 Maret 2026
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Ledakan Guncang Kedubes AS di Oslo, Diduga Terkait Konflik Timur Tengah
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Longsor di TPST Bantargebang, 4 Orang Ditemukan Tewas
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Polisi Ungkap Motor hingga Ponsel Wanita Tinggal Tulang di Depok Hilang
• 20 jam laludetik.com
thumb
Siapa Mojtaba Khamenei? Tokoh di Balik Layar yang Kini Pimpin Iran
• 9 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.