Penulis: Agus Alfian
TVRINews, Kuching
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching melaksanakan Safari Ramadan ke kawasan kebun sawit Batu Lintang, Sri Aman, Sarawak, Malaysia, Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk menjangkau langsung warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai pekerja migran di perkebunan kelapa sawit.
Konsul Jenderal RI Kuching, Abdullah Zulkifli, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kehadiran negara di tengah pekerja migran Indonesia yang berada di luar negeri, khususnya di wilayah Sarawak yang menjadi salah satu kantong pekerja migran Indonesia.
"Pemerintah secara khusus ingin memberikan perhatian dan memastikan negara hadir bagi WNI, terutama yang bekerja di kawasan Sarawak," ujar Abdullah Zulkifli, Senin, 9 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran KJRI Kuching juga menyampaikan berbagai informasi kepada para pekerja migran terkait prosedur dan hal-hal penting yang perlu diperhatikan saat bekerja di luar negeri.
Selain bersilaturahmi dalam suasana Ramadan, rombongan KJRI juga melihat secara langsung kondisi kehidupan para pekerja migran Indonesia yang tinggal di lingkungan perkebunan sawit tersebut.
Perhatian juga diberikan pada aspek pendidikan anak-anak pekerja migran yang tinggal di kawasan perkebunan. Abdullah Zulkifli mengatakan pemerintah ingin memastikan anak-anak pekerja migran tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
"Kami juga ingin melihat secara langsung bagaimana kondisi pendidikan anak-anak PMI yang berada di perkebunan ini," ucapnya.
Menurutnya, akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia menjadi salah satu perhatian penting pemerintah agar mereka tetap memperoleh hak belajar meskipun tinggal di kawasan perkebunan di luar negeri.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, KJRI Kuching berharap hubungan antara pemerintah dan warga negara Indonesia di Sarawak semakin erat, sekaligus menjadi sarana untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi para pekerja migran di lapangan.
Editor: Redaksi TVRINews





