Penulis: Harry Rahmadani
TVRINews, Subang
Sejumlah warga Dusun Tegal Koneng, Desa Rawa Mekar, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, melakukan aksi perbaikan jalan secara swadaya. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes warga atas kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Sejumlah warga terlihat bergotong royong menambal jalan dengan alat seadanya seperti cangkul dan sekop. Material berupa pasir dan batu yang digunakan untuk menambal jalan merupakan hasil patungan warga setempat.
Kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama membuat warga kesal. Pasalnya, usulan perbaikan yang disampaikan warga selama bertahun-tahun belum juga direalisasikan oleh pemerintah daerah.
Selain menghambat aktivitas warga, kondisi jalan yang berlubang dan licin saat hujan juga kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
Salah seorang warga, Tarsidi, mengatakan aksi perbaikan jalan ini dilakukan karena warga sudah tidak bisa lagi menunggu perbaikan dari pemerintah.
“Jalan ini sudah lama rusak, apalagi kalau hujan sangat licin dan sering ada pengendara motor yang jatuh. Kami sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan, tapi belum juga ada realisasi,” ujar Tarsidi, dikutip Senin, 9 Maret 2026.
Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas warga, termasuk anak-anak yang setiap hari melintas untuk berangkat ke sekolah.
Meski sebelumnya pemerintah kabupaten menyebut perbaikan jalan tersebut sudah masuk dalam rencana anggaran, warga yang terlanjur kecewa memilih bertindak langsung demi keselamatan bersama.
Warga berharap aksi swadaya ini dapat menjadi perhatian pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan secara permanen.
“Kami berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini dengan layak, karena ini akses utama warga,” tutur Tarsidi.
Editor: Redaksi TVRINews





