Sejarah awal Daihatsu Hatsudoki Seizo Co., Ltd. (1907), sebagai perusahaan yang memproduksi mesin industri dan pompa air, bukan produksi mobil. Sejauh ini Daihatsu dikenal sebagai ahli dalam pembuatan mobil kompak (Kei Car di Jepang) dan kendaraan fungsional.
Adapun pabrik terbesarnya di Indonesia, memiliki kapasitas produksi mencapai 530.000 unit per tahun. Menjadikannya salah satu pusat produksi otomotif terbesar di Indonesia.
Catatan Daihatsu menyampaikan merek ini menguasai 36,6 persen pasar LCGC. Banyak model Daihatsu dikembangkan bareng Toyota, seperti Avanza-Xenia, Ayla-Agya, Rocky-Raize, yang memberi keunggulan dalam jaminan kualitas dan ketersediaan suku cadang. Baca Juga:
Pentingnya Dashcam 3 Channel untuk Kawal Perjalanan Mudik Aman
Produk Daihatsu dikenal irit bahan bakar, harga terjangkau, dan nilai jual kembali yang stabil.
Melalui PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Indonesia, aktif dalam pengembangan teknologi mesin dan perakitan lokal (lokalisasi).
Berikut ini adalah estimasi harga untuk model Daihatsu pada Maret 2026 di Jakarta. Daihatsu Ayla, dibanderol Rp140,3 - 196,2 jutaan, Sigra diharga Rp 141,7 - 187,1 jutaan. Rocky Rp 210,8 - 293,9 jutaan, Xenia dipatok harga Rp 227,9 - 296,2 jutaan.
Lanjut Daihatsu Terios dibanderol Rp 245,5 - 314,2 jutaan. Sirion Rp 233,8 - 243,1 jutaan. Grand Max (PU/MB) dipasang harga Rp 161,9 - 245,3 jutaan. Luxio dipasarkan dengan harga Rp 254,2 - 263,3 jutaan. (Autogear.id/Alun Segoro)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





