Permintaan Global Naik, Kemenperin Tingkatkan Akurasi Uji Kadar Emas

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Guna memperkuat jaminan kualitas produk emas nasional di tengah tren kenaikan harga emas global. Kementerian Perindustrian akan meningkatkan mutu dan keakuratan pengujian kadar emas.

Hal itu dilakukan karena banyaknya peningkatan permintaan dan produksi industri perhiasan emas. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, ekspor barang perhiasan dan barang berharga Indonesia mencapai USD9,1 miliar, meningkat 65,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Sampah Longsor, Zona 4A TPST Bantargebang Ditutup, 2 Lokasi Baru Disiapkan 

Data tersebut mencerminkan tingginya minat pasar global terhadap produk perhiasan Indonesia.

"Peningkatan ini menunjukkan bahwa sektor industri perhiasan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus tumbuh di pasar internasional. Momentum positif ini harus dijaga melalui penguatan kualitas dan kepercayaan terhadap produk dalam negeri," katanya, Senin, 9 Maret 2026.

Menurutnya, meningkatnya produksi dan permintaan global, akurasi pengujian kadar emas menjadi semakin penting. 

Dalam hal ini, peran laboratorium pengujian sangat penting dalam memastikan kesesuaian kadar logam mulia.

"Sehingga produk yang beredar di pasar memiliki standar kualitas yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

BACA JUGA:Operasi Ketupat Jaya 2026 Mulai 13 Maret, 6.800 Personel Disiagakan

Oleh karena itu, pemerintah mendorong partisipasi laboratorium dan industri dalam program Penyelenggara Uji Profisiensi (PUP). 

Program ini berfokus kepada kemampuan beberapa laboratorium dalam melakukan pengujian untuk bisa dibandingkan secara objektif.

"Melalui penguatan sistem pengujian tersebut, industri perhiasan nasional diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan momentum pasar global, tetapi juga semakin dikenal sebagai produsen perhiasan berkualitas tinggi," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menjelaskan, program uji profisiensi merupakan instrumen penting dalam mendukung industri perhiasan emas Indonesia agar memiliki standar pengujian yang lebih akurat dan terpercaya.

"Program Uji Profisiensi ini sangat penting bagi laboratorium perusahaan industri yang melakukan pengujian mutu emas untuk menunjukkan keabsahan hasil uji mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing industri emas nasional di pasar global," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejaksaan Agung Geledah Kantor dan Kediaman Komisioner Ombudsman RI
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Perkuat Core Business, Telkom (TLKM) Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
LSAK Desak KY Turun Awasi Sidang Praperadilan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Vivo V70 Series Akhirnya Meluncur di RI, Ini Spesifikasi dan Harganya
• 15 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Kemenag Terbitkan Panduan Takbiran di Bali Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.