Terkini, Makassar — Menjelang musim mudik Lebaran 2026, aktivitas di pelabuhan-pelabuhan kawasan Indonesia Timur diperkirakan kembali meningkat.
Ribuan masyarakat biasanya memanfaatkan transportasi laut untuk pulang ke kampung halaman, terutama di wilayah kepulauan yang masih mengandalkan jalur laut sebagai penghubung utama antar daerah.
Mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyiapkan berbagai langkah operasional agar arus mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi para penumpang.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan kesiapan layanan telah dilakukan di seluruh pelabuhan yang dikelola perusahaan, khususnya pada terminal penumpang yang menjadi titik utama pergerakan masyarakat selama periode mudik.
Menurutnya, berbagai aspek pelayanan telah dipersiapkan, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, pengaturan alur penumpang, hingga koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam operasional pelabuhan.
“Pelindo Regional 4 telah menyiapkan seluruh fasilitas dan operasional terminal penumpang untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026,”kata dia.
“Kami memastikan layanan kepelabuhanan berjalan optimal, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, pengaturan arus penumpang, hingga koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait,”sambung Abdul Azis.
Di kawasan Indonesia Timur, Pelindo Regional 4 akan mengoperasikan 20 terminal penumpang selama periode Angkutan Lebaran.
Terminal-terminal tersebut tersebar di berbagai pelabuhan strategis dan menjadi pintu utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan kapal laut.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, perusahaan juga menempatkan keselamatan operasional sebagai prioritas utama.
Berbagai peningkatan layanan dilakukan, termasuk pembenahan fasilitas terminal dan penguatan standar pelayanan kepada pengguna jasa.
Pengalaman pada periode Angkutan Lebaran sebelumnya juga menjadi bahan evaluasi bagi Pelindo.
Pada masa tersebut, operasional terminal penumpang di wilayah Regional 4 tercatat berjalan lancar tanpa adanya insiden kecelakaan maupun korban jiwa selama masa pelayanan.
Sementara itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang paling tinggi selama musim mudik.
Berdasarkan evaluasi operasional tahun sebelumnya, terdapat lima pelabuhan yang menjadi titik utama pergerakan penumpang, yaitu Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, dan Ternate.
“Kelima pelabuhan ini menjadi fokus penguatan pelayanan selama periode Angkutan Lebaran karena memiliki arus penumpang terbesar,” jelas Yusida.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pelindo melakukan berbagai langkah strategis, di antaranya mengoptimalkan fasilitas terminal penumpang, meningkatkan pengaturan arus penumpang di area pelabuhan, serta memperkuat koordinasi dengan operator kapal dan berbagai instansi terkait.
Koordinasi lintas lembaga juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelayanan selama masa mudik.
Pelindo bekerja sama dengan KSOP, operator kapal, serta instansi lainnya guna memastikan seluruh proses pelayanan berjalan tertib dan aman.
“Kami melakukan penguatan koordinasi dengan seluruh stakeholder agar seluruh proses pelayanan penumpang selama masa mudik Lebaran dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” katanya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Pelindo Regional 4 optimistis layanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi dapat berjalan lancar sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Indonesia Timur yang sangat bergantung pada transportasi laut.




