Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan dalam Derby della Madonnina selalu meninggalkan rasa pahit bagi siapa pun yang merasakannya. Hal itu pula yang dirasakan Inter Milan setelah takluk 0-1 dari rival sekotanya, AC Milan, dalam pertandingan yang berlangsung sengit di San Siro.
Meski demikian, bek sayap Inter, Federico Dimarco, memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan. Pemain tim nasional Italia itu justru mengajak rekan-rekannya untuk tetap tenang dan fokus menatap sisa musim.
Dimarco menjadi salah satu pemain pertama Inter yang memberikan komentar kepada media setelah pertandingan berakhir. Ia berbicara dengan nada tenang, mencerminkan keyakinan bahwa satu kekalahan tidak akan merusak perjalanan panjang tim sepanjang musim ini.
Menurutnya, Inter masih berada dalam posisi yang sangat kuat dalam perebutan gelar Serie A. Ia menegaskan bahwa nasib tim masih sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.
“Sebelum pertandingan ini kami unggul sepuluh poin di klasemen,” kata Dimarco kepada DAZN. “Kami tetap satu tim yang solid dan musim ini berjalan dengan sangat baik.”
Kekalahan dari Milan memang membuat jarak Inter di puncak klasemen menyusut. Keunggulan mereka kini tinggal tujuh poin dari para pesaing terdekat.
Namun bagi Dimarco, situasi tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Ia menilai Inter hanya perlu menjaga ketenangan dan terus bekerja keras di pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Masih ada sepuluh pertandingan tersisa dan semuanya masih berada di tangan kami,” ujarnya. “Kami harus tetap tenang dan fokus.”
Selain membahas hasil pertandingan, Dimarco juga menyinggung momen kontroversial yang terjadi di penghujung laga. Inter sempat melayangkan protes setelah muncul dugaan handball di kotak penalti Milan.
Insiden tersebut melibatkan gelandang Milan, Samuele Ricci. Namun Dimarco mengaku tidak melihat secara langsung kejadian itu karena posisinya berada di sisi lain lapangan.
“Saya tidak melihatnya karena berada di sisi lain lapangan,” katanya. “Namun setelah melihat tayangan ulang, lengannya memang terlihat terbuka.”
Meski begitu, Dimarco tidak ingin terlalu lama memperdebatkan keputusan wasit. Ia justru menilai Inter sendiri tidak cukup tajam untuk benar-benar memberi tekanan kepada Milan.



