Perkuat Mutu, Perhiasan Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Dunia

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa industri perhiasan Indonesia semakin mantap untuk menjadi salah satu pemain utama global melalui penguatan standar mutu dan peningkatan kepercayaan terhadap produk dalam negeri.

Sepanjang tahun 2025, sektor ini mencatatkan kinerja gemilang dengan nilai ekspor perhiasan dan barang berharga mencapai USD 9,1 miliar, tumbuh 65,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya.”

Baca Juga: Menlu China Desak AS-Iran Hentikan Perang: Senjata Adalah Alat Malapetaka

Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat pasar global terhadap produk perhiasan Indonesia.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa sektor industri perhiasan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus tumbuh di pasar internasional. Momentum positif ini harus dijaga melalui penguatan kualitas dan kepercayaan terhadap produk dalam negeri,” ujar Menperin, dikutip dari siaran pers Kemenperin, Senin (9/3).

Menperin juga menegaskan, seiring meningkatnya produksi dan permintaan global, pemastian akurasi pengujian kadar emas menjadi semakin penting. “Peran laboratorium pengujian sangat strategis dalam memastikan kesesuaian kadar logam mulia sehingga produk yang beredar di pasar memiliki standar kualitas yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah mendorong partisipasi laboratorium dan industri dalam program Penyelenggara Uji Profisiensi (PUP). Program ini berfokus kepada kemampuan beberapa laboratorium dalam melakukan pengujian untuk bisa dibandingkan secara objektif, sehingga menghasilkan pengujian yang lebih akurat, konsisten, dan terpercaya.

Melalui penguatan sistem pengujian tersebut, industri perhiasan nasional diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan momentum pasar global, tetapi juga semakin dikenal sebagai produsen perhiasan berkualitas tinggi.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menjelaskan, program uji profisiensi merupakan instrumen penting dalam mendukung industri perhiasan emas Indonesia agar memiliki standar pengujian yang lebih akurat dan terpercaya.

“Kami terus mendorong penerapan standar dalam sektor industri, khususnya dalam memastikan kualitas produk yang beredar di pasar. Program Uji Profisiensi ini sangat penting bagi laboratorium perusahaan industri yang melakukan pengujian mutu emas untuk menunjukkan keabsahan hasil uji mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing industri emas nasional di pasar global,” tuturnya.

Pelaksanaan layanan uji profisiensi di bidang emas dilakukan oleh Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) yang merupakan satuan kerja di bawah BSKJI. Program Uji Profisiensi untuk komoditas barang-barang emas ini merupakan satu-satunya dan yang pertama di Indonesia, sehingga menjadi rujukan nasional dalam pemastian mutu pengujian emas.

Kepala BBSPJIKB Zya Labiba mengemukakan, layanan PUP terbuka bagi berbagai sektor, baik industri, instansi swasta, maupun pemerintah, termasuk laboratorium yang telah terakreditasi maupun yang belum terakreditasi.

Menurutnya, uji profisiensi memberikan berbagai manfaat, antara lain sebagai bukti pelaksanaan SNI ISO/IEC 17025:2017 Klausul 7.7.2 terkait pemastian keabsahan hasil, membantu laboratorium mengevaluasi kinerja pengujian, serta memastikan tingkat akurasi pengujian terhadap data populasi pengujian. BBSPJIKB juga mengundang laboratorium yang memiliki ruang lingkup pengujian barang-barang emas untuk berpartisipasi dalam program tersebut.

“Program ini menggunakan skema simultan, yakni objek uji didistribusikan untuk pengujian secara bersamaan dalam periode waktu yang telah ditetapkan. Dengan metode tersebut, hasil pengujian dari setiap laboratorium dapat dibandingkan secara objektif, terukur, dan transparan,” papar Zya.

Baca Juga: BINA Lebaran 2026 Jadi Instrumen Peningkatan Daya Beli Masyarakat

Kemenperin melalui BBSPJIKB berkomitmen untuk terus mendukung perusahaan produk emas dalam meningkatkan kualitas dan keandalannya, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan daya saing industri emas nasional.

Bagi perusahaan atau laboratorium pengujian emas yang berminat mengikuti Program Uji Profisiensi tahun 2026, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/pendaftaranUP2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bologna Tumbang 1-2 dari Hellas Verona, Lecce Menang dan Keluar dari Zona Degradasi
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Pandji Pragiwaksono Dipanggil Bareskrim terkait Dugaan Penghinaan Adat Toraja
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AS Kecam Skala Serangan Israel ke Fasilitas Minyak Iran
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mulai 28 Maret, Anak Indonesia Tak Bisa Mengakses Media Sosial Apa Saja?
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Intelijen AS Ragu Tujuan Perang Tercapai, Iran Bikin Trump "Menderita"
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.