Harga Minyak Dunia Tembus USD100, Ini Tanggapan Bahlil

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pembengkakan subsidi anggaran untuk menutupi peningkatan harga minyak menjadi masalah serius bagi pemerintah.

Harga Minyak Dunia Tembus USD100, Ini Tanggapan Bahlil (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi lonjakan harga minyak dunia yang sudah menyentuh USD100 per barel atau melampaui asumsi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di angka USD70 per barel. 

Bahlil menyebut, peningkatan harga minyak seiring penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur perdagangan energi global dengan pangsa pasar hingga 20 persen. 

Baca Juga:
Harga Minyak Dunia Terbang 27 Persen ke Atas USD100 di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

"Memang kalau kita melihat, posisi harga minyak dunia sekarang sudah melampaui USD100 dolar per barel. Inilah yang terjadi di global akibat dampak dari perang Iran melawan Israel dan Amerika," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, stok BBM dalam negeri mencukupi untuk kebutuhan selama 21 hari. Namun, pembengkakan subsidi anggaran untuk menutupi peningkatan harga minyak menjadi masalah serius bagi pemerintah.

Baca Juga:
Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, hingga BP di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

"Problem kita sekarang bukan stok, stok tidak ada masalah, sudah ada semua. Kita itu sekarang tinggal di harga. Nah kita sekarang sedang meng- exercise untuk melakukan langkah yang komprehensif," tuturnya.

Meski demikian, Bahlil memastikan pemerintah belum memiliki opsi untuk menaikkan harga BBM subsidi. Namun untuk BBM non subsidi, sudah pasti mengikuti volatilitas harga minyak dunia.

Baca Juga:
Jepang Bersiap Gunakan Cadangan Minyak, Cukup untuk 254 Hari

"Tapi sekali lagi saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga, karena sampai dengan hari raya ini insyaallah enggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi," kata Bahlil. 

Sekedar informasi, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) 13,53 persen ke level USD103,2 per barel pada perdagangan Senin (9/3/2026) pukul 13.00 WIB. Sementara untuk minyak acuan global Brent mengalami penguatan 16,19 persen ke level USD107,7 per barel. 

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Epstein Files: Donald Trump Perkosa Anak di Bawah Umur
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Leeds United vs Norwich City, The Whites Akhiri Penantian Dekade untuk Melaju ke Perempat Final Piala FA
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bencana Mahal! Meninjau Ulang Dampak Intervensi Militer AS di Dunia
• 16 jam lalusuara.com
thumb
Polri Ingatkan Pemudik: Jangan Tunggu Rest Area untuk Istirahat, Jika Lelah Menepi
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Hati-Hati Penipuan Bermodus Nomor Telepon Palsu di Google Maps
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.