Polri Ingatkan Pemudik: Jangan Tunggu Rest Area untuk Istirahat, Jika Lelah Menepi

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe, mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh sudah lelah dan tidak perlu menunggu hingga tiba di rest area untuk beristirahat.

"Kalau sudah capek, langsung menepi ke kiri. Tidak perlu menunggu sampai rest area," katanya dalam konferensi pers persiapan mudik 2026 bersama BPJS Kesehatan di Jakarta, Senin.

Baca Juga :
Polri Minta Pemudik Waspada Titik Lelah, Kecelakaan Mudik Terbanyak di Jateng
Traveloka Rangkul Pemudik Last-Minute dengan Deretan Promo Menarik, Catat Tanggalnya

Untuk mendukung keselamatan pemudik, Korlantas Polri telah menyiapkan tim khusus yang akan berpatroli secara perlahan di sepanjang jalur mudik. Tim tersebut terdiri dari unsur kepolisian, ambulans dari tenaga kesehatan, serta kendaraan derek.

Tim ini bertugas mengantisipasi kecelakaan fatal maupun insiden yang dapat menghambat kelancaran arus mudik. Strategi tersebut telah disiapkan secara matang oleh pimpinan sebagai bagian dari pengamanan operasi mudik.

Selain itu, Polri juga akan memberikan pemberitahuan dan imbauan kepada para pengguna rest area terkait batas maksimal waktu penggunaan fasilitas tersebut. Langkah itu dilakukan agar terjadi pergantian pengguna dan tidak menimbulkan kepadatan.

Sandhi mencontohkan pengalaman pada 2019 saat bertugas di Jawa Tengah. Saat itu, rest area KM 429 menjadi titik favorit sebelum adanya rest area KM 456–459. Banyak pengendara berbondong-bondong menuju lokasi tersebut hingga menyebabkan kemacetan panjang.

"Dari pengalaman itu, kami akan menerapkan imbauan terkait batas maksimal waktu penggunaan rest area agar bisa bergantian dan tidak terjadi penumpukan kendaraan," tuturnya.

Sandhi juga berpesan kepada para pemudik untuk menjaga stamina selama perjalanan mudik maupun arus balik. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi faktor utama keselamatan di jalan.

"Caranya macam-macam, ada yang minum vitamin, suplemen, berhenti sejenak, atau mendengarkan musik, tetapi, yang terpenting stamina terjaga agar tetap fokus dan konsentrasi," ujar dia.

Ia juga mengingatkan pengendara untuk tetap percaya diri dan tidak terburu-buru. Mudik bukan ajang balap atau adu cepat di jalan raya.

"Semakin Anda terburu-buru dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, potensi risiko keselamatan juga semakin besar," ucap Sandhi.

Baca Juga :
Pramono Siapkan Diskon Besar-besaran hingga Insentif Pajak buat Lebaran 2026
Jadwal Cuti Bersama Libur Lebaran 2026, Catat Tanggal Ini!
Operasi Ketupat Jaya 2026 Dimulai 13 Maret! 6.800 Personel Disiagakan, 101 Pos Didirikan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TPST Bantargebang Longsor, Gubernur DKI Tutup Sementara Jalur 4A
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Jaksa Banding di Kasus Minyak Mentah, Ini Kata Pakar Hukum
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Cuma Dapat 4 Poin dalam 5 Laga, Alarm Bahaya Persebaya Menuju Keterpurukan di BRI Super League
• 5 jam lalubola.com
thumb
Polda Metro Imbau Warga Matikan Listrik dan Copot Gas Sebelum Mudik
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Rp9 T Dana Gentengnisasi-Renovasi Rumah Kumuh Sasar Setengah Juta Penerima
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.