Milan vs Inter : Chivu Akui Timmnya Kesulitan Bongkar Pertahanan Rossoneri

mediaindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

PELATIH Inter Milan Cristian Chivu mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan AC Milan setelah kalah 0-1 pada Derby Milan vs Inter della Madonnina. Namun ia menegaskan hasil tersebut tidak banyak mengubah persaingan gelar Liga Italia.

Inter sebenarnya berpeluang semakin mendekatkan diri ke gelar Serie A dalam laga tersebut. Namun kekalahan dari rival sekota membuat keunggulan mereka di puncak klasemen terpangkas dari 10 poin menjadi tujuh.

Pada pertandingan itu, Inter juga harus melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain. Marcus Thuram absen karena mengalami gejala flu, sementara Lautaro Martinez masih cedera. Kondisi tersebut membuat duet penyerang Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny yang baru dipasang belum mampu menunjukkan kerja sama yang padu.

Baca juga : Milan vs Inter :  Nerrazuri Disebut Masih Favorit Scudetto Liga Italia

Gol tunggal Milan tercipta setelah Inter kehilangan momentum serangan balik ketika Henrikh Mkhitaryan gagal memaksimalkan peluang. Milan kemudian mencetak gol melalui Pervis Estupinan di tiang dekat setelah menerima assist Youssouf Fofana dan mengejutkan Luis Henrique.

"Kami bermain di bawah standar pada babak pertama dengan tempo yang lambat, lalu kami kebobolan dan itu menjadi pukulan bagi kami," kata Chivu dikutip dari Football Italia.

"Kami mencoba meningkatkan tempo setelah jeda dan bermain lebih baik dalam beberapa fase, menciptakan peluang bagus melalui Dimarco. Kami mencoba segala cara untuk mengepung blok pertahanan rendah mereka, tetapi tidak mampu membongkarnya," lanjutnya.

Baca juga : Conceicao Sebut Hasil Derby, Adil

Sebelum laga tersebut, Inter sebenarnya tidak terkalahkan di Serie A sejak pertemuan terakhir melawan Milan yang juga berakhir dengan kekalahan 0-1 pada 23 November. Dalam periode itu, Inter mencatat 14 kemenangan dan satu hasil imbang 2-2 melawan Napoli.

Namun performa mereka belakangan dinilai menurun setelah bermain imbang 0-0 melawan Como pada semifinal Coppa Italia tengah pekan lalu dan tersingkir dari Liga Champions pada babak play-off oleh klub Norwegia Bodo/Glimt.

"Kami seharusnya bisa dan harus tampil lebih baik. Para penyerang masih muda, mereka tidak melakukan apa yang biasanya kami minta, tetapi itu bukan alasan. Saya senang dengan apa yang mereka coba lakukan, mengingat hanya mereka berdua yang tersedia. Untuk dua pemain muda seperti itu, ini pengalaman yang berharga," ujar Chivu. (H-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmikan Hunian Subsidi di Meikarta, Hashim Optimistis Perumahan Sumbang Ekonomi 1,5%
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Umi Pipik Ungkap Perjuangan Vidi Aldiano Lawan Penyakit: Tetap Menghibur Orang Meski Sakit
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Trump Dikabarkan Tak Senang Israel Serang Depot Minyak Iran
• 17 menit laludetik.com
thumb
[FULL] Soal Pemilihan Mojtaba Khamenei, Pengamat Timur Tengah: Rakyat Iran Pilih Revolusi Islam Iran
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Alasan Mendagri Larang Kepala Daerah Pergi dari Wilayahnya saat Lebaran 2026
• 27 menit lalusuara.com
Berhasil disimpan.