Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin biasa, melainkan penegasan sebuah "kutukan" yang kian nyata menghantui skuad Nerazzurri. Dalam dua kali pertemuan musim 2025/2026 ini, Inter dipaksa menyerah pada Milan dengan skor yang identik, 0-1. Inter tak mampu mengalahkan Rossoneri sejak April 2024. Dalam tujuh pertandingan setelah kemenangan 2-1 dua tahun lalu, Inter dipaksa takluk lima kali dan hanya dua kali menahan imbang Milan di berbagai kompetisi. Dominasi yang Menjadi Momok Gol tunggal yang dicetak oleh Pervis Estupinan pada menit ke-35, hasil assist brilian Youssouf Fofana, menjadi pembeda di laga derby dini hari tadi. Meski Inter Milan datang dengan status pemuncak klasemen sementara Serie A, mereka seolah kehilangan taji setiap kali berhadapan dengan taktik disiplin ala Massimiliano Allegri.
Momen gol Pervis Estupinan yang membawa AC Milan menang atas Inter di derby Della Madoninna di Serie A, 9 Maret 2026. (Foto: Stefano RELLANDINI_AFP)
Fakta lain menunjukkan, selain kalah dalam 7 pertemuan terakhir di semua kompetisi, Inter juga gagal mencetak gol daam tiga pertemuan terakhir melawan Milan. Kutukan ini kian terasa menyakitkan karena Inter gagal membongkar pertahanan rapat Rossoneri meski selalu mendominasi permainan atau penguasaan bola. Statistik AC Milan vs Inter Milan: Komentar Massimiliano Allegri: "Inter Masih Favorit" Meski berhasil memperpanjang rekor kemenangan di Derby, Massimiliano Allegri tetap bersikap membumi. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini adalah bagian dari perjuangan mengamankan posisi di papan atas.
"Inter memiliki keunggulan tujuh poin di puncak klasemen. Jelas, mereka masih tim terkuat dan favorit utama (Scudetto)," Allegri.
Ya, meski sukses menaklukkan Inter dan memenangi derby, Milan masih harus berjuang keras dan berharap keajaiban untuk bisa meraih scudetto musim ini. Sebab, Rafael Leao masih tertahan di posisi dua dengan koleksi 60 poin, terpaut tujuh angka dari Inter di posisi teratas dengan 10 pertandingan tersisa di kompetisi musim ini.Maka dari itu, ketimbang memberikan target yang cukup berat kepada anak asuhnya, Allegri memilih untuk bersikap realistis. Baginya, saat ini penting bagi para pemainnya untuk fokus bagaimana caranya mengamankan tiket Liga Champions. Sebelum pertandingan lawan Inter, Allegri menyebut bahwa timnya hanya membutuhkan lima kemenangan di sisa musim ini untuk bisa kembali berlaga di Liga Champions musim depan.
"Sangat penting untuk mendapatkan hasil hari ini demi mengamankan target utama kami: kembali ke Liga Champions," lanjutnya.
Milan saat ini menempati posisi dua klasemen dengan 60 poin. Mereka unggul sembilan poin dari Como yang menempati peringkat empat atau batas akhir untuk lolos ke Liga Champions. Dalam 10 pertandingan tersisa musim ini, berturut-turut Milan masih harus menghadapi lawan-lawan tangguh seperti; Lazio, Napoli dan Juventus. Jadwal Pertandingan AC Milan di sisa Serie A musim 2025/2026: (16/03/2026): Lazio vs AC Milan(22/03/2026): AC Milan vs Torino
(07/04/2026): Napoli vs AC Milan
(12/04/2026): AC Milan vs Udinese
(19/04/2026): Verona vs AC Milan
(26/04/2026): AC Milan vs Juventus
(03/05/2026): Sassuolo vs AC Milan
(10/05/2026): AC Milan vs Atalanta
(17/05/2026): Genoa vs AC Milan
(24/05/2026): AC Milan vs Cagliari
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ACF)





