Penulis: Lucya
TVRINews, Bengkulu
Perum Bulog Bengkulu memastikan ketersediaan kebutuhan pokok seperti beras dalam kondisi aman meski ditengah ketegangan geopolitik global. Tercatat hingga saat ini stok beras di gudang Bulog Bengkulu mencapai 11.278 ton.
Jumlah ini diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat, bahkan hingga pasca lebaran. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua wilayah Bengkulu.
Perum Bulog Bengkulu memastikan bahwa perang Iran-Israel tidak mengganggu pasokan beras di Provinsi Bengkulu. Sehingga masyarakat diminta tidak khawatir dan tidak melakukan panic buying yang menyebabkan penimbunan yang dapat berujung pada kelangkaan.
"Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar," ungkap Pemimpin Wilayah Perum Bulog Bengkulu, Dody Syahrial, Senin, 9 Maret 2026.
Selain itu, Perum Bulog Bengkulu juga memastikan ketersediaan minyak goreng turut dalam kondisi aman. Pendistribusian minyak goreng khususnya minyak goreng minyakita dilakukan setiap hari.
Editor: Redaksi TVRINews





