Salah satu nama yang jadi perhatian publik di Garuda Calling jelang FIFA Series ini adalah Elkan Baggott. Bek 23 tahun itu akhirnya kembali dalam daftar pemain Timnas Indonesia setelah sekian lama.
Terakhir kali, Elkan Baggott memperkuat Timnas Indonesia ketika Piala Asia 2024. Saat itu, 'Garuda' berhasil menembus babak gugur sebelum dikalahkan Australia dengan skor 1-4.
Sejauh ini, Elkan sudah total 22 kali membela Timnas sejak debutnya pada November 2021. Pemain milik Ipswich Town itu sudah sumbangkan 2 gol untuk Timnas Indonesia.
Elkan mulai tak main untuk Timnas di semua level usia sejak playoff Olimpiade 2024. Diduga ada polemik antara Shin Tae-yong dengan bek kelahiran Thailand itu, yang pada akhirnya Elkan tak main membela Timnas U-23 kontra Guinea.
Kemudian di Juni 2024, Timnas Indonesia melakoni dua laga terakhir Ronde 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Irak dan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Tak ada nama Elkan Baggott dalam daftar.
Sejak itu, PSSI tak pernah mau benar-benar membeberkan alasannya. Mereka selalu mengatakan bahwa semua sesuai kebutuhan tim, yang kala itu masih dilatih Shin Tae-yong. Terlebih, Elkan juga sempat mengalami cedera saat dipinjamkan ke Blackpool.
Barulah pada 16 Maret 2025, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka suara soal tak dipanggilnya Elkan Baggott untuk lawan Australia dan Bahrain. Kala itu, Timnas Indonesia sudah dilatih Patrick Kluivert. Intinya, Elkan disebut ingin fokus pada kariernya di klub.
“Elkan, kita menginginkan Elkan kembali, tetapi mungkin prioritas Elkan masih kepada klubnya, jadi kita tidak bisa untuk menghakimi. Saya mohon para netizen juga jangan, siapa tau suatu hari kembali gitu ya. Jadi ya itu kan pilihan-pilihan,” ucap Erick kepada wartawan waktu itu.
“Tapi saya mohon jangan menghakimi. Kasihan, karena Elkan juga bukan nggak mungkin masa depan kita, mungkin dia sedang berfokus kepada klubnya, ya itu biasa, nggak apa-apa,” tambahnya.
Tiga bulan berselang, Timnas Indonesia harus menjamu China di GBK pada 5 Juni, lalu bertolak ke Saitama Stadium untuk menantang Jepang pada 10 Juni. Publik kembali mempertanyakan ke mana Elkan jelang dua laga pemungkas Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia itu.
Exco PSSI, Arya Sinulingga, kala itu mengakui bahwa Elkan Baggott memang menolak panggilan untuk bergabung dengan skuad Timnas Indonesia karena hanya ingin fokus bermain bersama klubnya. PSSI pun tak ingin paksakan dirinya.
"Dan pertanyaan mengenai yang kini ramai diperbincangkan, terkait Elkan Baggott yang tidak dipanggil Timnas. Elkan Baggott ini kita sudah lama kita tanya [kenapa gak mau dipanggil Timnas]. Dan dia mengatakan bahwa dia saat ini fokus untuk bersama klubnya. Jadi, kita serahkan sepenuhnya kepada Elkan sebagai pemain, kita hargai, juga hormati [keputusannya]," ujar Arya dalam keterangannya.
Pada 7 Maret 2026, Arya tak menutup kemungkinan Elkan akan dipanggil Timnas Indonesia era John Herdman untuk ajang FIFA Series pada 23-31 Maret mendatang. Hal ini sekaligus membantah kabar Elkan menolak panggilan Timnas beberapa waktu lalu karena bersitegang dengan pelatih saat itu, Shin Tae-yong.
"Elkan Baggott kan sebenarnya [masalahnya] bukan di pelatih ya. Di pemain hari itu ada masalah, ada ini, ada dia lebih fokus ke klub hari itu kan. Jadi ya ini belum tahu, apakah kan sesuai kebutuhan aja. Di posisinya Elkan [bek tengah] gimana kira-kira? Banyak? Nah, nanti kan banyak pilihan-pilihan tuh," ucap Arya di Jakarta kepada awak media, Jumat (7/3).
Dan akhirnya, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, kepada kumparan menjelaskan bahwa Elkan Baggott mendapatkan panggilan dari John Herdman untuk FIFA Series. Dan benar saja, dalam rilis resmi PSSI pada Senin (9/3) dini hari WIB, ada nama Elkan dalam daftar 41 pemain sementara Timnas untuk FIFA Series.
Sejak saat terakhir main untuk Timnas Indonesia hingga sekarang, Elkan benar-benar fokus bermain untuk klub. Namun, ia masih belum bisa mengamankan posisi reguler di lini belakang Ipswich Town.
Pada musim 2024/25, saat Ipswich bermain di Premier League, Elkan dipinjamkan ke Blackpool. Total, ia bermain 18 kali di Divisi 3 Liga Inggris, sekali di Piala Liga Inggris, dan sekali di EFL Trophy.
Musim ini, Elkan tidak dipinjamkan ke klub mana pun. Namun, menit mainnya juga masih kurang di Ipswich Town. Ia tercatat dua kali main di Piala FA, lalu bermain di kompetisi khusus U-21 yakni Premier League Cup (2 kali main dan satu gol) dan Premier League 2 (4 kali main).
Belum ada tanda-tanda Elkan akan dilepas ke klub lain. Malah pada Agustus 2025, kontraknya diperpanjang Ipswich Town hingga 2028.





