Tak Niat Mudik karena Biaya, Mahasiswa Ini Pulang Lewat Program Mudik Gratis UMY

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Fadhil, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) asal Aceh, awalnya tak berniat pulang kampung saat Lebaran tahun ini. Pasalnya, perjalanan pulang ke kampung halaman memakan biaya yang tidak murah.

Namun, berkat program mudik gratis yang diselenggarakan oleh kampusnya, Fadhil akhirnya bisa mudik untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya di Aceh.

“Ya, alhamdulillah senang karena kebantu biaya dari kampus juga untuk bisa balik kampung di sana. Karena juga pada awalnya enggak ada niatan balik karena terhalang biaya yang lumayan mahal,” ujar Fadhil saat ditemui Pandangan Jogja pekan kemarin.

Ia menjelaskan biaya perjalanan menuju kampung halamannya cukup besar jika harus berangkat sendiri dari Yogyakarta.

“Mungkin kalau dari Jogja langsung dari Jogja ke Medan dulu. Bisa biayanya bisa keluar sampai Rp2.000.000 sampai Rp2.500.000 lah, dari Medan ke Aceh bisa Rp150.000 sampai Rp200.000,” jelasnya.

Pada program Mudik Bareng UMY kali ini, ia akan naik armada menuju Palembang, kemudian melanjutkan perjalanan ke Aceh.

Mahasiswa lain, Rahma Zerliyanti dari Bengkulu, juga merasakan manfaat program tersebut. Ia mengaku dapat pulang tanpa harus meminta tambahan biaya dari orang tua.

“Ya saya sangat senang sekali karena bilang ke orang tua juga kan enggak usah enggak usah kirim duit lagi karena saya sudah bareng UMY gratis,” ujar Rahma.

Program mudik gratis itu diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan memberangkatkan 335 mahasiswa dari Sportorium UMY pada Sabtu (7/3).

Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan Al-Islam Kemuhammadiyahan UMY, Faris Al Fadhat, mengatakan program ini melayani 13 rute perjalanan dari Yogyakarta menuju berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan terjauh hingga Palembang.

“Ini ada 335 mahasiswa dengan 32 pendamping. Jadi tetap ada pendamping di masing-masing bus. Ini 2 hari 1 malam, ke yang paling jauh ini ke Palembang,” ungkap Faris kepada tim Pandangan Jogja saat hari keberangkatan, Sabtu (7/3).

Program mudik gratis ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan bagi mahasiswa UMY. Menurut Faris, jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya karena tingginya minat mahasiswa.

“Tahun 2025 yang lalu kita berangkatkan 116 (mahasiswa), tapi karena animo tahun ini sangat besar lebih dari 600, sehingga kita naikkan menjadi 335 (mahasiswa),” kata Faris.

Dalam pelaksanaannya, panitia menyiapkan sembilan bus, tiga unit Hiace, serta satu mobil Innova untuk mengantarkan mahasiswa ke berbagai kota tujuan.

Faris menuturkan suasana keberangkatan mahasiswa yang pulang ke kampung halaman berlangsung penuh haru.

“Wah, kami melihat wajah mahasiswa yang bahagia, kami jauh lebih bahagia karena Karena agak terharu ya, sambil melambaikan tangan mereka pulang kampung,” ungkapnya.

Sebelumnya, mahasiswa yang mengikuti program ini harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain berstatus mahasiswa aktif, sehat jasmani, mengisi formulir pendaftaran, serta mengantongi izin tertulis dari orang tua.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lawan KPK Lewat Praperadilan, Yaqut: Kebenaran Akan Menemukan Jalannya
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Operasional BI saat Libur Lebaran 2026
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Insentif Apa Saja yang Bisa Dimanfaatkan Pemudik Tahun Ini?
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Misi Penyelamatan APBN Ketika Tekanan Harga Minyak Terus Meningkat
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
• 18 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.