JAKARTA, DISWAY.ID -- Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Nur Prasetyo, memprediksi lonjakan penumpang arus mudik Lebaran akan terjadi pada 13 Maret 2026.
"Rencana diprediksi 13 dan 14 maret (2026) terjadi kenaikan (penumpang di Terminal Kalideres)," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 9 Maret 2026.
BACA JUGA:Pramono Sebut Banjir di Jakarta Bisa Surut Kurang dari Sehari, Apa Rahasianya?
BACA JUGA:Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Indonesia, Prestasi TNI dalam 2,5 Bulan
Meski demikian, ia memprediksi jumlah penumpang arus mudik di Terminal Kalideres akan mengalami penurunan pada 15-16 Maret 2026.
"15-16 (Maret 2026) diprediksi mengalami penurunan. Akan naik lagi di 17-18 Maret 2026, puncak (arus mudik di Terminal Kalideres).
Terkait kondisi bus untuk angkutan mudik lebaran tahun ini, ia belum dapat memperkirakan. Sebab, kegiatan ramp check baru akan dilaksanakan pada 13 Maret 2026.
"Untuk saat ini belum dilaksanakan ramcheck, baru perhari ini dimulai pra-ramcheck. Ramchecknya sendiri dimulai 13 maret," tukasnya.
BACA JUGA:Alasan Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Komisioner Ombudsman YH Terungkap
BACA JUGA:IHSG Sesi II Ditutup Merosot, Analis Sebut Dampak Geopolitik Jadi Biang Kerok
Pemerintah telah menyiapkan pengaturan lalu lintas jalan tol Satu Arah (one way), Contra Flow, dan Ganjil-Genap dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Pengaturan lalu lintas tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriah.
Melalui keterangan resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, rekayasa lalu lintas ini disiapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang diperkirakan meningkat tajam menjelang Lebaran.
Arus Mudik:Untuk arus mudik, sistem satu arah atau one way akan diberlakukan mulai dari KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang–Solo.
Adapun jadwalnya sebagai berikut:
- 1
- 2
- »





