Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menerjunkan tim tanggap bencana untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Kompleks Keuangan RI, Jalan Kembangan, Jakarta Barat, Minggu.
"Kami telah menginstruksikan tim Baznas Tanggap Bencana untuk bergerak cepat ke titik-titik krusial, terutama pemukiman padat yang mengalami kenaikan debit air cukup tinggi agar warga segera mendapatkan pertolongan," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Minggu.
Saidah menerangkan Baznas menurunkan tim yang terdiri dari empat personel ahli yang didukung dengan satu unit mobil penyelamat serta perlengkapan evakuasi air berupa satu unit perahu karet LCR yang dilengkapi motor tempel.
Ia menegaskan keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam operasi kemanusiaan kali ini.
Baca juga: Lumpur sisa banjir masih tutupi badan jalan di area Pulau Todan Jakbar
Berkat kesigapan tim di lokasi, sebanyak 30 orang yang terjebak di dalam rumah berhasil dievakuasi dengan selamat menuju area yang lebih aman.
Saidah menyatakan pihaknya berkomitmen untuk terus menyiagakan personel selama cuaca ekstrem masih melanda wilayah ibu kota dan sekitarnya.
Inisiatif ini, lanjut dia, mempertegas peran Baznas yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga respons aktif dalam situasi darurat bencana nasional.
"Fokus utama kami hari ini adalah memastikan kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak di Kompleks Keuangan ini berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Kami membawa peralatan lengkap untuk memastikan proses evakuasi berjalan efektif," tutur Saidah Sakwan.
Baca juga: SPBU dan lalin lumpuh imbas banjir Jalan Outer Ring Road Cengkareng
Baca juga: Polisi beri pelayanan kesehatan bagi korban banjir di Duri Kosambi
Baca juga: Banjir masih rendam permukiman di Pulo Indah Duri Kosambi Jakbar
"Kami telah menginstruksikan tim Baznas Tanggap Bencana untuk bergerak cepat ke titik-titik krusial, terutama pemukiman padat yang mengalami kenaikan debit air cukup tinggi agar warga segera mendapatkan pertolongan," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Minggu.
Saidah menerangkan Baznas menurunkan tim yang terdiri dari empat personel ahli yang didukung dengan satu unit mobil penyelamat serta perlengkapan evakuasi air berupa satu unit perahu karet LCR yang dilengkapi motor tempel.
Ia menegaskan keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam operasi kemanusiaan kali ini.
Baca juga: Lumpur sisa banjir masih tutupi badan jalan di area Pulau Todan Jakbar
Berkat kesigapan tim di lokasi, sebanyak 30 orang yang terjebak di dalam rumah berhasil dievakuasi dengan selamat menuju area yang lebih aman.
Saidah menyatakan pihaknya berkomitmen untuk terus menyiagakan personel selama cuaca ekstrem masih melanda wilayah ibu kota dan sekitarnya.
Inisiatif ini, lanjut dia, mempertegas peran Baznas yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga respons aktif dalam situasi darurat bencana nasional.
"Fokus utama kami hari ini adalah memastikan kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak di Kompleks Keuangan ini berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Kami membawa peralatan lengkap untuk memastikan proses evakuasi berjalan efektif," tutur Saidah Sakwan.
Baca juga: SPBU dan lalin lumpuh imbas banjir Jalan Outer Ring Road Cengkareng
Baca juga: Polisi beri pelayanan kesehatan bagi korban banjir di Duri Kosambi
Baca juga: Banjir masih rendam permukiman di Pulo Indah Duri Kosambi Jakbar





