REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim SAR gabungan masih terus melakukan proses pencarian korban yang tertimbun longsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Hingga H+1 pencarian, total ada enam orang yang ditemukan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan pihaknya telah mengevakuasi total enam orang dalam keadaan meninggal dunia usai longsor terjadi pada Ahad (8/3/2026). Enam orang yang ditemukan meninggal dunia adalah Enda Widayanti (25 Tahun), Sumine (60), Dedi Sutrisno, Irwan supriatin, Jussova Situmorang, dan Hardianto.
Baca Juga
Diancam Trump, Mojtaba Khamenei Dapat Dukungan Rusia dan China
Bantargebang Longsor hingga Renggut Nyawa, Jakarta Kurangi Pengiriman Sampah dan Lakukan Pemilahan
Empat Orang Tewas Tertimbun Sampah Bantar Gebang, Pramono: Ini tak Diduga karena Hujan Lama
"Jumlah korban masih terus dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggotanya," kata dia melalui keterangannya, Senin (9/3/2026).
Ia menambahkan, dalam peristiwa itu, terdapat enam orang yang ditemukan dalam keadaan selamat. Enam orang itu masing-masing adalah Budiman, Johan, Safifudin, Slamet, Ato, dan Dofir. Sementara itu, masih ada satu orang korban yang masih dalam proses pencarian atas nama Riki. Artinya, sementara terdapat 13 orang terdampak longsor tersebut.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ia menjelaskan, empat orang korban meninggal dunia ditemukan pada Ahad. Sementara dua orang lainnya ditemukan pada Senin.
Menurut Desiana, upaya yang dilakukan tim SAR gabungan hari ini adalah melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat. Tim SAR gabungan juga mengerahkan anjing K9 untuk mencari tanda-tanda adanya korban.
"Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan drone thermal untuk penyisiran melalui udara dengan mendeteksi panas tubuh," kata dia.
Ia menjelaskan, pada Senin pukul 12.05 WIB, satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifkasi.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)