Konversi Motor Listrik Bakal Dikasih Insentif? Begini Kata Bahlil

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Mekanik mengkonversi vespa klasik dengan bahan bakar minyak (BBM) menjadi vespa tenaga istrik di bengkel Elders Garage, Jakarta, Jumat (21/7/2023). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tengah menyiapkan strategi jangka panjang, terutama guna menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Salah satunya melalui percepatan konversi kendaraan listrik.

Bahlil membeberkan bahwa pemerintah berencana memberikan berbagai insentif untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menyusul meningkatnya ketidakpastian pasokan energi global dan lonjakan harga minyak dunia.

"Konversi ini kan bagian dari strategi untuk mengalihkan kendaraan, khususnya motor dan mobil, dari bensin ke baterai. Ini jangka panjang untuk mengurangi polusi kita juga, karena ini bagian dari energi baru terbarukan," kata Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (9/3/2026).


Baca: Vietnam Siaga 1 Krisis BBM karena Perang Timur Tengah, Lakukan Ini

Ia memastikan pemerintah akan sellau hadir untuk bersama-sama menanggung beban masyarakat ketika terjadi peralihan dari penggunaan bensin ke motor listrik. Dalam proses transisi tersebut pemerintah juga akan menyiapkan berbagai insentif.

"Nah, sudah barang tentu negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika di-switch dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam sweetener-nya lah," kata Bahlil.

Selain mendorong program konversi kendaraan listrik, pihaknya juga akan mempercepat pemanfaatan bahan bakar nabati melalui peningkatan campuran biodiesel dan bioetanol.

Setidaknya pemerintah bakal menggenjot penerapan biodiesel dengan campuran lebih tinggi hingga B50 serta mendorong penerapan bioetanol E20 pada BBM jenis bensin.

"Karena kalau harga minyak fosil bisa melampaui US$100 per barel, maka akan lebih murah jika kita melakukan blending. Untuk diesel, dari B40 sekarang menjadi B50. Atau kita bikin mandatori untuk bensin dan itu lebih bersih," katanya.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Meski ada Perang, Menteri Bahlil Sebut Pasokan BBM dan LPG RI Aman

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Pastikan Korban Meninggal akibat Tertimpa Longsor Sampah di Bantargebang dapat Santunan
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Longsor Sampah Bantargebang Telan Korban, Menteri LH Minta Setop Open Dumping
• 18 jam laludetik.com
thumb
Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi H-4 Lebaran
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Sidang Putusan Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Bakal Digelar Rabu Mendatang
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Transaksi Saham Sulsel Tembus Rp41,87 Triliun, Naik 85 Persen
• 2 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.