Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan penurunan signifikan jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 9 Maret 2026, jumlah pengungsi yang masih berada di tenda terus berkurang dibandingkan dua hari sebelumnya.
Di Aceh, jumlah pengungsi tercatat turun dari 2.099 kepala keluarga (KK) menjadi 1.695 KK atau berkurang sebanyak 404 KK.
Sementara itu, di Sumatera Utara jumlah pengungsi berkurang dari 201 KK menjadi 177 KK. Adapun di Sumatera Barat saat ini telah tercatat nihil pengungsi yang tinggal di tenda pengungsian.
Juru Bicara Satgas PRR Amra, menyampaikan optimismenya bahwa jumlah pengungsi akan terus menurun hingga menjelang perayaan Idulfitri 2026.
Menurutnya, strategi pemindahan pengungsi dari tenda ke hunian sementara (huntara) berjalan efektif sehingga mampu menurunkan jumlah pengungsi secara signifikan.
“Tren ini akan terus berkurang hingga Idulfitri yang akan datang. Kami optimistis jumlah pengungsi akan terus berkurang dan menempati huntara sehingga kita tidak melihat lagi pengungsi di tenda,” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.
Penurunan jumlah pengungsi tersebut sejalan dengan percepatan pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak. Dari total target 18.697 unit huntara, hingga kini sebanyak 13.431 unit telah selesai dibangun atau sekitar 71 persen dari keseluruhan target.
Secara rinci, pembangunan huntara di Sumatera Barat telah mencapai 100 persen, di Sumatera Utara sekitar 92 persen, sementara di Aceh telah mencapai sekitar 68 persen dari target pembangunan.
Selain pembangunan huntara, pemerintah juga menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi penyintas yang memilih tinggal secara mandiri di luar hunian sementara.
Hingga saat ini, seluruh rekening penerima bantuan telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen kepada 12.771 penerima di tiga provinsi terdampak.
Editor: Redaktur TVRINews





