Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap berada pada posisi netral di tengah meningkatnya konflik di berbagai kawasan dunia.
Menurut Presiden Prabowo, situasi global saat ini sedang mengalami dinamika yang berbahaya dengan munculnya berbagai perang di sejumlah wilayah, termasuk konflik di Eropa dan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Ia menyinggung konflik antara Ukraina dan Rusia yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, serta eskalasi konflik yang meluas di kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.
“Bangsa kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, non-blok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun,” kata Presiden Prabowo, Senin, 9 Maret 2026.
Ia menambahkan Indonesia menghormati semua negara dan kekuatan dunia tanpa memihak pada salah satu blok kekuatan internasional.
Presiden Prabowo juga menilai bahwa perkembangan konflik di berbagai kawasan tetap dapat berdampak pada negara lain, termasuk Indonesia, karena dunia saat ini semakin terhubung.
“Walaupun kita secara geografis jauh dari tempat itu, tetapi bumi kita sekarang sudah menjadi kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan lain,” ucap Presiden Prabowo.
Menurutnya, sikap saling menghormati antarnegara menjadi prinsip yang terus dijaga Indonesia dalam hubungan internasional.
Presiden Prabowo menilai prinsip tersebut sejalan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika yang tidak hanya diterapkan di dalam negeri, tetapi juga dalam hubungan dengan negara lain.
Dengan pendekatan tersebut, ia menilai Indonesia dapat terus menjaga stabilitas dan kehidupan yang damai di tengah keberagaman masyarakat serta dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Editor: Redaktur TVRINews





