Lintasarta Perluas Jaringan Palapa Ring Timur untuk Wilayah 3T

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lintasarta memperluas jaringan konektivitas di wilayah timur Indonesia dengan memanfaatkan infrastruktur Palapa Ring Timur guna mendukung pemerataan akses digital nasional, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ekspansi ini dilakukan untuk memperkuat jaringan telekomunikasi berkapasitas tinggi yang dibutuhkan dalam percepatan transformasi digital di berbagai sektor.

Sebagai perusahaan Information and Communication Technology (ICT) yang berdiri sejak 1988, Lintasarta menyediakan layanan teknologi informasi, komunikasi data, serta managed services bagi berbagai industri di Indonesia. Penguatan jaringan dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas yang stabil untuk mendukung teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), analitik data, dan otomasi bisnis.

Lintasarta memanfaatkan sejumlah titik jaringan Palapa Ring Timur yang dikelola oleh Palapa Timur Telematika untuk memperluas jangkauan layanan ke wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses jaringan. Jaringan tersebut mencakup sejumlah wilayah strategis di Indonesia Timur, antara lain Alor, Wetar, Tiakur, Tual, Dobo, hingga Timika.

Head of Maluku Papua Operation Lintasarta Norman De Achmad mengatakan pemanfaatan infrastruktur Palapa Ring Timur memungkinkan perusahaan menghadirkan konektivitas yang lebih stabil dan menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit diakses.

“Dengan kehadiran Palapa Ring Timur, kami dapat menjangkau dan mendeliver layanan hingga ke wilayah paling timur Indonesia. Hal ini tidak hanya membuat biaya bisnis menjadi lebih kompetitif, tetapi juga memungkinkan kami untuk menghadirkan layanan yang lebih optimal, stabil, dan berkualitas bagi pelanggan,” ujarnya.

Lintasarta menilai peningkatan akses konektivitas di wilayah Indonesia Timur akan memperkuat ekosistem digital dan mendukung aktivitas ekonomi daerah. Infrastruktur jaringan yang lebih luas diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional pelaku usaha serta membuka peluang inovasi di berbagai sektor.

Baca Juga: Capt Hendrick Lodewyck Adam, Pejuang Energi di Garis Depan 3T yang Gugur di Nunukan

Baca Juga: Luhut: Digitalisasi dan AI Bisa Dongkrak Rasio Pajak RI Hingga 14%

Baca Juga: Menuju Pertumbuhan 8%, Pemerintah Andalkan AI dan Ekonomi Digital

Sejumlah sektor yang dinilai berpotensi memanfaatkan peningkatan konektivitas tersebut antara lain pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. Dengan dukungan jaringan berkapasitas tinggi, layanan digital di sektor-sektor tersebut dapat diimplementasikan lebih luas.

Selain itu, pemerataan akses digital juga diharapkan mempercepat inklusi digital masyarakat di wilayah 3T. Konektivitas yang lebih stabil memungkinkan masyarakat memanfaatkan layanan digital untuk komunikasi, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi.

Pengembangan jaringan melalui Palapa Ring Timur dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mempercepat pemerataan digital di Indonesia serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persib vs Persik: Beckham Putra Siap
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Akhir Polemik Owner Bibi Kelinci dan Pelanggan yang Dituduh Mencuri di Restonya
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Korban Longsor Bantargebang Ditemukan Selamat
• 3 jam lalukompas.com
thumb
SPPG Medan Marelan Terjun 2 Libatkan Tukang Roti Keliling untuk MBG, Waka BGN Kasih Apresiasi
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Fakta Unik dari Garuda Calling Pertama John Herdman di Timnas Indonesia: 41 Persen dari 41 Nama Adalah Pemain Abroad
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.