SEMEN Padang memetik kemenangan penting setelah menundukkan PSBS Biak dengan skor 2-0 pada lanjutan Indonesia Super League di Stadion Maguwoharjo, Senin (9/3). Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Kabau Sirah dalam upaya menjauh dari zona degradasi.
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal laga. PSBS Biak yang tampil di hadapan pendukung sendiri mencoba mengambil inisiatif serangan, sementara Semen Padang tidak tinggal diam dan beberapa kali membalas melalui serangan cepat.
Jual beli serangan mewarnai babak pertama. Kedua tim mampu menciptakan sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Baca juga : Preview Super League: PSBS Biak vs Semen Padang, Misi Bangkit Badai Pasifik vs Debut Imran Nahumarury
Memasuki babak kedua, intensitas permainan tidak menurun. PSBS terus menekan demi memanfaatkan keuntungan bermain di kandang, sedangkan Semen Padang lebih banyak menunggu momentum melalui skema serangan balik.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-70. Irsyad Maulana mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Guillermo untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
PSBS berusaha meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan, namun lini pertahanan Semen Padang tampil disiplin meredam setiap peluang tuan rumah.
Baca juga : Klasemen Super League: PSBS Biak Keluar dari Zona Merah seusai Tumbangkan Semen Padang
Menjelang akhir pertandingan PSBS Biak vs Semen Padang, Guillermo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya memastikan Semen Padang menutup laga dengan kemenangan 2-0.
Tambahan tiga poin membuat Semen Padang kini mengoleksi 20 poin dan menempati peringkat ke-16 klasemen sementara. Sementara itu, PSBS Biak semakin terpuruk di zona degradasi pada posisi ke-17 dengan 18 poin.
Kedua tim masih harus berjuang keras pada sisa pertandingan musim ini untuk menghindari ancaman turun kasta. (Ndf)





