SHOLAT Tahajud adalah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah ini termasuk salah satu salat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam karena memiliki banyak keutamaan.
Sholat Tahajud biasanya dilakukan setelah melaksanakan Sholat Isya dan sebelum masuk waktu Sholat Subuh. Waktu yang paling utama untuk melaksanakannya adalah pada sepertiga malam terakhir.
Berikut Niat Sholat TahajudBacaan Arab
Baca juga : Tata Cara dan Niat Sholat Tahajud Lengkap dengan Bacaan Doanya
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَىBacaan Latin
Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya
Baca juga : Cara Sholat Tahajud Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doanya
“Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Tahajud- Niat dalam hati untuk melaksanakan sholat tahajud.
- Takbiratul ihram seperti sholat pada umumnya.
- Membaca surat Al-Fatihah, kemudian membaca surat dari Al-Qur'an.
- Ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua.
- Berdiri untuk rakaat kedua dan melakukan gerakan yang sama.
- Setelah rakaat kedua, tasyahud akhir dan salam.
Sholat tahajud biasanya dilakukan minimal 2 rakaat, dan boleh lebih seperti 4, 6, 8, atau 12 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat.
Waktu Melaksanakan Sholat Tahajud- Waktu sholat tahajud dimulai setelah sholat Sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Sholat Subuh.
- Namun waktu yang paling utama adalah sepertiga malam terakhir, karena pada waktu tersebut doa lebih mudah dikabulkan.
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّBacaan Latin
Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samāwāti wal ardh wa man fīhinna.
Artinya
“Ya Allah, bagi-Mu segala puji. Engkau adalah penegak langit dan bumi serta segala yang ada di dalamnya.”
Keutamaan Sholat Tahajud- Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Doa lebih mudah dikabulkan.
- Mendapat pahala yang besar.
Sholat Tahajud adalah salat sunnah malam yang dikerjakan setelah tidur, minimal 2 rakaat, dengan waktu terbaik pada sepertiga malam terakhir.
Ibadah ini dianjurkan karena dapat mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi waktu yang baik untuk memanjatkan doa. (Z-4)
Sumber: bankmuamalat, kemenag





