JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden RI, Prabowo Subianto, menyebut ada pihak yang ingin membangun pencakar langit dan monumen besar, tetapi pemerintahannya memilih untuk menjawab kesulitan rakyat, termasuk membangun ratusan jembatan kecil di daerah terpencil.
Prabowo menyampaikan hal itu dalam pidatonya saat meresmikan 218 jembatan, Senin (9/3/2026), seperti dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
“Saya terus terang saja tidak mengharapkan penyelesaian begitu banyak jembatan dalam waktu yang begitu singkat. Saya bangga dengan prestasi semua petugas dari Satgas Jembatan di mana pun engkau berada,” kata Presiden.
Baca Juga: Tangis Haru Presiden Prabowo Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan Indonesia untuk Palestina
Ia kemudian meminta pada Ketua Satuan Tugas (Satgas) Jembatan untuk mengajukan daftar nama petugas dari semua unsur yang terlibat dalam pembangunan jembatan-jembatan tersebut.
“Saudara-saudara, mungkin ada orang yang memandang jembatan gantung yang mungkin menyeberangi beberapa belas meter atau beberapa puluh meter (adalah) sesuatu yang tidak strategis.”
“Ada pihak-pihak yang ingin membangun monumen-monumen besar, membangun pencakar langit, membangun gedung-gedung mewah.Tidak, pemerintah yang saya pimpin bangga bahwa kita menjawab kesulitan rakyat kita yang paling kecil, rakyat kita yang paling jauh, rakyat kita yang paling terpencil,” bebernya.
Ia kemudian menyampaikan terima kasihnya pada semua pihak yang telah bekerja keras membangun ratusan jembatan penghubung tersebut.
“Sekarang saya tidur lebih lega karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya terhadap keselamatannya,” lanjut Prabowo.
“Anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah, pulang dari sekolah dengan pakaian basah.”
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- presiden ri
- presiden prabowo
- prabowo subianto
- peresmian 218 jembatan
- prabowo




