LA VICTORIA (Realita)- Kejahatan di La Victoria: Kejaksaan membuka penyelidikan pendahuluan terhadap José Romero Durand atas kejahatan femisida terhadap pasangannya, Beatriz Carolina Huampiri Borda, yang jasadnya ditemukan di La Victoria dalam keadaan terpotong-potong
Kejaksaan Agung membuka penyelidikan pendahuluan terhadap José Romero Durand atas kejahatan pembunuhan perempuan dengan pemberatan terhadap pasangannya, Beatriz Carolina Huampiri Borda , yang ditemukan dalam keadaan terpotong-potong pada Sabtu siang, 7 Maret di La Victoria.
Baca juga: Usai Membunuh Karyawati Swasta Pakai Ulegkan Batu, Ayung Sembunyi di Kolong Kasur
Kasus pembunuhan perempuan terbaru di Peru , menjelang Hari Perempuan Internasional , telah menimbulkan duka yang mendalam untuk keluarga dan teman-teman korban, yang meninggalkan dua anak perempuan kecilnya.
Jaksa provinsi Graciela Muñoz Escobedo, dari Kantor Kejaksaan Khusus Kelima untuk Kekerasan terhadap Perempuan dan Anggota Keluarga Kelompok Lima Centro (Kantor Keempat), akan bertanggung jawab dalam penyelidikan pembunuhan tersebut
Salah satu tindakan pertama yang diperintahkan oleh kantor kejaksaan adalah mengevakuasi jenazah dan pelaksanaan pemeriksaan teknis kepolisian di tempat kejadian, bersama dengan petugas dari Departemen Investigasi Kriminal ( Depincri ) La Victoria.
Hakim juga memerintahkan peninjauan rekaman kamera keamanan dari area tersebut, pemeriksaan telepon seluler pelaku , dan pengambilan keterangan saksi . Selain itu, anak - anak pasangan tersebut akan diwawancarai di ruang Gesell untuk memastikan perlindungan mereka selama proses hukum .
Kejaksaan Agung menyatakan bahwa tindakan yang diambil akan berfungsi untuk menentukan tanggung jawab pidana yang sesuai , jika kasus tersebut diklasifikasikan sebagai femisida , menurut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
Baca juga: Kala Keluarga Korban Mutilasi di Ngawi Minta Ketemu Pelaku
Menurut informasi yang diberikan oleh Kolonel PNP Gastón Alzamora Solorzano , kepala DIVOPUS Centro 2, pelaku diduga melakukan tindakan pembunuhan tersebut pada hari Jumat, 6 Maret
Menurut penyelidikan awal , dugaan kejahatan tersebut terjadi di lantai tiga sebuah gedung di blok 200 Jalan Bausate y Meza. Bau yang menyengat membuat para tetangga curiga, kemudian tetangga pelaku melaporkan kepada Kepolisian Nasional Peru , yang kemudian mengkonfirmasi penemuan mengerikan tersebut beberapa jam kemudian.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa tersangka membeli sebuah mesin penggiling ; mereka juga menemukan sebuah kotak kayu di dalam rumahnya. Menurut dugaan jaksa penuntut , niat Romero Durand adalah untuk menghilangkan jejak, sehingga jasad ibu dari anak-anak perempuannya itu di hancurkan oleh mesin penggiling daging
Baca juga: Sadis! Begini Kronologi Pemuda di Bangkalan Bakar Pacarnya hingga Tewas, Diawali Cekcok
Keluarga korban menuntut hukuman seberat-beratnya terhadap pelaku dan perlindungan untuk anak-anaknya.ki
Editor : Redaksi





