Peringatan Nuzulul Quran akan digelar di Istana Negara pada hari ini, Selasa (10/3). Kementerian Agama pada Selasa (9/3) menggelar rapat internal untuk mematangkan persiapannya.
Dikutip dari laman resmi Kemenag, rapat itu membahas rangkaian acara serta substansi pesan yang akan diangkat dalam peringatan turunnya Al-Quran tersebut.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran tahun ini mengangkat tema “Al-Quran, Amanah Ekologis, dan Jalan Perdamaian Dunia.” Tema ini dipilih untuk menegaskan relevansi pesan Al-Quran dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk isu lingkungan dan perdamaian.
“Al-Quran tidak hanya berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga hubungan manusia dengan alam dan sesama. Karena itu, pesan amanah ekologis dan perdamaian dunia menjadi sangat penting kita tekankan,” ujar Nasaruddin.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran memberikan panduan moral bagi manusia untuk menjaga keseimbangan alam sekaligus membangun harmoni sosial di tengah masyarakat global.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Al-Quran mengajarkan tanggung jawab ekologis dan semangat perdamaian. Ini menjadi pesan penting bahwa agama hadir sebagai solusi bagi berbagai persoalan kemanusiaan,” lanjutnya.
Menag juga menekankan bahwa peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara merupakan momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa nilai-nilai Al-Quran harus diwujudkan dalam kehidupan nyata.
“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga pengingat bahwa pesan Al-Quran harus diterjemahkan dalam tindakan nyata—merawat bumi, membangun solidaritas, dan menghadirkan kedamaian,” tegasnya.
Dalam rangkaian acara tersebut, Kementerian Agama juga akan menghadirkan 30 anak yatim dari panti asuhan yang akan menerima paket bantuan sebagai bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial yang diajarkan dalam Al-Quran.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad menjelaskan bahwa acara ini juga akan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh qari nasional.
“Tilawah Al-Qur’an akan dilantunkan oleh M. Fauzi Ridwan, juara STQH Nasional Cabang Tilawah Al-Quran tahun 2025. Kehadiran qari terbaik ini diharapkan menambah kekhidmatan peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian acara dirancang untuk menghadirkan suasana religius sekaligus menyampaikan pesan bahwa nilai-nilai Al-Quran memiliki relevansi kuat bagi kehidupan berbangsa dan bagi perdamaian dunia.




