Jakarta, VIVA – Media sosial dibuat heboh dengan penampakan sejumlah tabung oksigen berukuran besar di kediaman Vidi Aldiano. Hal ini terungkap lewat unggahan Instagram story aktris Dian Sastrowardoyo yang datang melayat langsung pada Sabtu 7 Maret 2026.
Dalam video yang diunggah oleh Dian Sastro, nampak sejumlah pelayat yang mengenakan pakaian serba hitam sedang duduk sambil mengaji di rumah duka. Kemudian, kamera mengarah ke salah satu sudut rumah di mana terdapat lebih dari 5 tabung oksigen yang berjejer rapi. Scroll lebih lanjut yuk!
"Stroy Dian Sastro di rumah Vidi Aldiano, salfok tabung oksigennya banyak banget," tulis akun TikTok @diamamedia, dikutip Senin 9 Maret 2026.
Tabung-tabung oksigen itu diduga dipakai untuk memberikan terapi oksigen bagi pasien yang mengalami kesulitan bernapas. Apalagi, Vidi Aldiano sempat dikabarkan mengalami pneumonia sebelum meninggal dunia. Tabung oksigen juga biasanya digunakan dalam kondisi darurat medis, seperti serangan asma berat, gagal jantung, atau cedera pernapasan.
Sebagai informasi, Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 hingga 16.33 WIB. Ia berpulang pada usia 35 tahun setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker ginjal yang telah dideritanya sejak tahun 2019.
Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan oleh sang ayah, Harry Kiss, yang mengonfirmasi kepergian putranya kepada publik. Jenazah Vidi kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu, 8 Maret 2026.
Selama bertahun-tahun, Vidi diketahui berjuang menghadapi penyakit kanker ginjal yang terus berkembang. Penyakit tersebut awalnya didiagnosis pada 2019, dan pada tahun 2023 kondisinya dilaporkan telah menyebar atau bermetastasis ke beberapa bagian tubuh lainnya. Meski harus menjalani berbagai proses pengobatan yang berat, Vidi tetap berusaha menjalani aktivitasnya di dunia musik dan hiburan.
Perawatan intensif yang dijalaninya mencakup kemoterapi secara berkala. Efek dari pengobatan tersebut membuat kondisi fisiknya mengalami perubahan cukup signifikan, termasuk penurunan berat badan yang drastis. Namun demikian, semangatnya untuk sembuh tidak pernah surut. Ia bahkan menempuh berbagai upaya medis, termasuk menjalani perawatan di luar negeri. Dalam salah satu tahap pengobatan, Vidi juga menjalani operasi untuk mengangkat salah satu ginjalnya sebagai bagian dari proses penanganan penyakit tersebut.





