Matamata.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Bantuan tersebut bersumber dari hasil lelang lukisan berjudul "Kuda Api" karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam siaran persnya, Senin (9/3/2026), AHY menjelaskan bahwa penyaluran bantuan di Singkawang merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya. Bantuan ini diserahkan secara simbolis di Vihara Panca Saddha, menjelang perayaan Festival Cap Go Meh.
"Semangatnya adalah membantu sesama tanpa melihat latar belakang suku, agama, ras, dan etnis. Indonesia berdiri di atas keberagaman, dan di Kota Singkawang kita bisa melihat contoh nyata harmoni tersebut," ujar AHY.
Lukisan "Kuda Api" yang menjadi sumber dana bansos ini terinspirasi dari shio tahun 2026 atau Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Dalam filosofi Tionghoa, kuda melambangkan energi, keberanian, dan semangat pantang menyerah.
Lukisan tersebut terjual melalui lelang senilai Rp6,5 miliar, di mana seluruh hasilnya didedikasikan untuk misi kemanusiaan.
AHY menegaskan bahwa aksi sosial ini juga menjadi simbol persaudaraan lintas budaya, terlebih dilakukan di tengah suasana bulan suci Ramadan. Menurutnya, karya seni tersebut bukan sekadar lukisan, melainkan wujud kepedulian nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Kami ingin terus menghadirkan semangat peduli dan berbagi, terutama di bulan Ramadan ini. Semoga ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita," tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 25 tahun Partai Demokrat pada September 2026 mendatang. AHY menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kehadiran partai dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra. Herzaky, yang juga menjabat Staf Khusus di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, menyebut AHY sangat terkesan dengan ketulusan warga Singkawang.
"Pesan Mas AHY, masyarakat tidak pernah meminta banyak. Kita yang harus peka, membantu apa yang kita bisa, dan memberikan apa yang masyarakat butuhkan," pungkas Herzaky. (Antara)
- Tragedi Longsor Bantargebang, DPR Desak Pemerintah Reformasi Total Tata Kelola Sampah




