Bisnis.com, JAKARTA — Uni Eropa berencana meluncurkan dana investasi baru guna mendukung kebutuhan pembiayaan transisi energi hijau yang diperkirakan mencapai triliunan euro dalam 15 tahun ke depan.
Dalam draf dokumen strategi investasi energi bersih yang dilihat Bloomberg, Komisi Eropa memperkirakan kebutuhan investasi untuk transisi energi di kawasan tersebut dapat mencapai sekitar 695 miliar euro per tahun pada periode 2031–2040.
Dana tersebut akan diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur energi bersih, terutama jaringan listrik dan sistem transmisi yang menjadi tulang punggung sistem energi berbasis energi terbarukan.
Dokumen strategi bertajuk Clean Energy Investment Strategy itu juga menyebut bahwa European Investment Bank (EIB) akan memainkan peran penting dalam pendanaan awal. Bank pembangunan milik Uni Eropa itu rencananya berperan menyediakan pembiayaan awal bagi pembentukan Strategic Infrastructure Investment Fund berbasis ekuitas.
Dana tersebut ditujukan untuk membantu operator jaringan listrik memperkuat struktur keuangan mereka guna mendukung ekspansi infrastruktur energi.
“Peningkatan dan percepatan investasi pada jaringan listrik dan infrastruktur energi sangat penting bagi daya saing dan keamanan energi Eropa,” tulis draf dokumen tersebut.
Baca Juga
- Arah Permintaan Kredit Karbon ketika Harga Migas Makin Panas
- Riset Ungkap Risiko Kenaikan Biaya Pinjaman, Imbas dari Degradasi Lingkungan
- Harga Mahal dari Ekonomi Tinggi Emisi Karbon RI
Selain itu, dukungan pembiayaan publik dinilai dapat membantu menyebarkan biaya transisi energi dalam jangka panjang, sehingga menghindari lonjakan harga energi dalam waktu singkat.
Inisiatif pendanaan ini muncul di tengah upaya Uni Eropa mempercepat investasi pada infrastruktur energi baru berbasis energi terbarukan. Konflik di Timur Tengah juga kembali memperlihatkan ketergantungan kawasan tersebut pada bahan bakar fosil, setelah harga minyak dan gas melonjak di tengah kekhawatiran gangguan pasokan global.
Meski demikian, hingga saat ini belum jelas berapa besar nilai dana investasi baru tersebut maupun besaran kontribusi awal dari European Investment Bank.





