EtIndonesia. Angkatan Udara Israel pada 7 Maret malam melancarkan gelombang serangan udara besar yang melintasi Tehran. Targetnya mencakup fasilitas militer di Bandara Internasional Mehrabad, di mana 16 pesawat militer milik Pasukan Quds dilaporkan dihancurkan.
Quds Force adalah cabang dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) yang bertanggung jawab atas operasi luar negeri.
Menurut laporan Agence France-Presse, Bandara Mehrabad merupakan salah satu dari dua bandara utama di Tehran. Militer Israel menuduh IRGC menggunakan bandara tersebut untuk mengirim dana dan senjata kepada kelompok proksi di Timur Tengah, termasuk Hezbollah di Lebanon.
Pernyataan militer Israel juga menyebutkan bahwa beberapa pesawat tempur Iran yang dianggap mengancam operasi Angkatan Udara Israel di wilayah udara Iran turut diserang.
Militer Israel mengatakan serangan malam tersebut juga menghantam pusat komando penting Angkatan Udara Iran serta sebuah fasilitas yang digunakan untuk memproduksi rudal balistik.
Sebelumnya, militer Israel menyatakan bahwa lebih dari 80 pesawat tempur telah menyelesaikan satu gelombang serangan udara yang menargetkan:
- pangkalan militer di Tehran dan wilayah tengah Iran
- peluncur rudal
- sebuah akademi militer yang berafiliasi dengan IRGC
Menurut pernyataan itu, fasilitas tersebut digunakan sebagai aset militer darurat, sehingga dianggap sebagai target militer yang sah.
Target lain yang diserang termasuk:
- pusat komando bawah tanah
- fasilitas penyimpanan rudal
- lokasi peluncuran rudal
Tujuan operasi tersebut, menurut militer Israel, adalah mengurangi kemampuan serangan terhadap wilayah Israel. (Hui)




