Irak Tegas Menolak Wilayahnya Digunakan untuk Serang Negara Tetangga

matamata.com
12 jam lalu
Cover Berita

Matamata.com - Pemerintah Irak kembali menegaskan penolakan keras terhadap penggunaan wilayah kedaulatannya sebagai lokasi peluncuran serangan yang menargetkan negara-negara tetangga. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Wakil Menteri Luar Negeri Irak, Mohammed Hussein Bahr Al-Uloom, menyampaikan komitmen tersebut saat bertemu Duta Besar Kuwait, Mohammad Hassan Al-Zaman, di Baghdad, Senin (9/3/2026).

“Irak menolak logika perang secara umum, dan secara khusus melarang penggunaan wilayah kami sebagai landasan untuk menargetkan negara tetangga,” tegas Bahr Al-Uloom dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Irak.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Baghdad tengah mengambil langkah-langkah tegas untuk mengejar pihak-pihak yang melakukan tindakan yang dapat merusak hubungan diplomatik Irak dengan negara sahabat.

Di sisi lain, Duta Besar Kuwait Mohammad Hassan Al-Zaman menyampaikan kekhawatiran mendalam negaranya terkait serangan yang berasal dari wilayah Irak. Ia meminta Baghdad segera turun tangan guna menghentikan aktivitas tersebut demi menjaga stabilitas dan hubungan persaudaraan kedua negara.

Kedua belah pihak sepakat bahwa stabilitas regional sangat terdampak oleh ketegangan yang melibatkan aktor-aktor besar di kawasan. Sebagaimana diketahui, situasi di Timur Tengah memanas sejak serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Agresi militer tersebut dilaporkan mengakibatkan jatuhnya ribuan korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai bentuk pertahanan diri, Teheran melakukan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat. (Antara)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Megawati Kirim Surat Ucapan Selamat
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Variety Show The Great Escape: The Story Siap Lanjut ke Season 2
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Perang Picu Krisis Energi, Pemerintah Liburkan Sekolah dan Kampus
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kasus Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Putin Telepon Donald Trump Bahas Perang Iran, Dorong Penyelesaian Diplomatik
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.