Tradisi Unik Penguin Gentoo, Pilih Batu yang Dilukis Anak-anak untuk Sarang

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Musim kawin penguin Gentoo resmi dimulai, ditandai dengan sebuah tradisi unik yang dikenal sebagai pebbling, kebiasaan penguin mengumpulkan kerikil untuk diberikan kepada pasangannya.

Dalam tradisi ini, penguin terlihat mengambil batu-batu kecil menggunakan paruhnya, lalu memberikannya kepada pasangan sebagai semacam hadiah. Menariknya, kerikil yang digunakan kali ini bukan sembarang batu. Kerikil tersebut dilukis oleh anak-anak yang mendapat dukungan dari Edinburgh Children's Hospital Charity (ECHC) sebagai bagian dari program tahunan mereka.

Secara tradisi, batu pertama biasanya diletakkan di area kandang penguin oleh salah satu anak yang terlibat dalam program tersebut. Anak-anak yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit juga rutin menonton siaran langsung penguin Gentoo dari kamar mereka. Melalui siaran itu, mereka dapat melihat secara real time bagaimana penguin memilih kerikil-kerikil yang telah mereka lukis.

Juru bicara Kebun Binatang Edinburgh menjelaskan bahwa para petugas dari lembaga konservasi satwa secara rutin membawa kerikil tersebut ke Royal Hospital for Children and Young People (RHCYP).

“Petugas penemuan dan komunitas dari lembaga konservasi satwa kami membawa kerikil-kerikil ini ke rumah sakit selama sesi interaktif mingguan,” kata juru bicara tersebut.

Program ini merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan yang bertujuan menghubungkan pasien muda dengan alam serta satwa di Kebun Binatang Edinburgh dan Highland Wildlife Park.

Penguin Gentoo sendiri menjadi salah satu hewan favorit anak-anak di RHCYP. Banyak dari mereka yang senang mengikuti aktivitas penguin melalui kamera web siaran langsung yang disediakan oleh Royal Zoological Society of Scotland (RZSS).

“Anak-anak akan menonton bagaimana penguin memilih kerikil yang mereka lukis sendiri untuk digunakan sebagai bagian dari sarang,” tambahnya.

CEO ECHC, Roslyn Neely, mengatakan program ini membantu anak-anak tetap terhubung dengan alam meski harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Luar biasa rasanya mengetahui bahwa anak-anak dan remaja tetap bisa merasakan kedekatan dengan alam, bahkan saat mereka berada di rumah sakit,” kata Neely.

Menurutnya, bagi banyak keluarga, masa perawatan di rumah sakit bisa menjadi waktu yang sangat menantang. Kehadiran program dari RZSS memberikan hiburan sekaligus hal positif untuk difokuskan selain kondisi kesehatan mereka.

Program ini juga memberi kesempatan bagi anak-anak dan keluarga untuk menjalin kedekatan melalui kecintaan terhadap hewan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sempat Live Bareng Bigmo Saat Penetapan Tersangka, Ini Kata Wali Kota Solo
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Tanjung Harapan Dukung Ketahanan Pangan Nasional
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman dan Rumah Komisioner, Apa yang Disita?
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Korban Longsor TPST Bantargebang Jadi 13 Orang, 6 Tewas
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Trump Sampaikan Tanggapan Bertentangan Terkait Akhir Serangan ke Iran
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.