Iran Membalas! Negara-negara Teluk Melaporkan Serangan Hingga Arab Saudi Menembak Jatuh Drone

erabaru.net
12 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Sejumlah negara di kawasan Teluk Persia pada 9 Maret melaporkan serangan secara berturut-turut. Arab Saudi menyatakan bahwa dua drone yang terbang menuju ladang minyak Shaybah di bagian tenggara wilayahnya telah berhasil dicegat.

Sementara itu, Bahrain mengatakan bahwa Iran melancarkan serangan drone pada malam hari terhadap Pulau Sitra, yang menyebabkan 32 orang terluka.

Menurut laporan Agence France-Presse (AFP), Kementerian Kesehatan Bahrain melalui kantor berita nasional menyatakan bahwa seluruh korban luka adalah warga Bahrain, dan empat orang mengalami luka serius, termasuk anak-anak.

Di antara korban terdapat seorang bayi berusia dua bulan dan seorang remaja perempuan berusia 17 tahun yang mengalami luka serius di kepala dan mata.

Pada 8 Maret, Bahrain juga menuduh Iran menyerang pabrik desalinasi air laut yang sangat penting bagi pasokan air minum di negara-negara Teluk. Untungnya, sistem listrik dan pasokan air masih beroperasi normal.

Pabrik desalinasi tersebut memasok air bagi jutaan penduduk di kawasan tersebut serta ribuan wisatawan yang terjebak, sehingga laporan serangan ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi risiko bencana besar di negara-negara gurun yang kering.

Sementara itu, United Arab Emirates melalui National Emergency Crisis and Disaster Management Authority menyatakan di platform X bahwa sistem pertahanan udara telah merespons ancaman rudal.

Di Qatar, beberapa ledakan dilaporkan terdengar di ibu kota Doha pada 9 Maret. Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan bahwa militer berhasil mencegat sebuah serangan rudal.

Saudi Arabia juga mengalami gelombang serangan baru. Pada 8 Maret, negara itu melaporkan korban tewas pertama: sebuah proyektil militer jatuh di kawasan permukiman, menewaskan seorang warga India dan seorang warga Bangladesh, serta melukai 12 warga Bangladesh lainnya.

Amerika Serikat juga telah memerintahkan staf di Kedutaan Besarnya di Arab Saudi untuk melakukan evakuasi.

Di Kuwait, sistem pertahanan udara mencegat satu rudal dan satu drone. Pada 8 Maret sebelumnya, negara tersebut dilaporkan diserang 7 rudal dan 5 drone.

Selain itu, akibat dampak konflik, Muscat International Airport di ibu kota Muscat, Oman, telah meminta operator pesawat pribadi untuk tidak menambah penerbangan baru. Bandara tersebut kini memprioritaskan penggunaan bagi penerbangan pemerintah dan penerbangan komersial terjadwal. (Hui)

Sumber : ntdtv.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hidup di Bawah Bayang-Bayang Ancaman Gunung Sampah Bantargebang
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Disebut Blunder Diplomatik, PB Formula Minta Indonesia Keluar dari BoP
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Kabur dari Tim, Lima Pemain Timnas Wanita Iran Dapat Suaka dari Australia
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Jilat Ludah Sendiri dengan Longgarkan Sanksi Minyak Rusia, Gertak Iran Sebagai Hadiah Untuk Tiongkok
• 11 jam laludisway.id
thumb
Prabowo Segara Umumkan Taklimat Terkait Perang Iran Vs Israel-AS
• 13 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.