FAJAR, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Rejang Lebong Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari. Operasi tangkap tangan (OTT) tersebut berlangsung pada Senin malam di wilayah Bengkulu.
Penyidik kini membawa sang bupati ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan intensif. Total harta kekayaan Fikri Thobari tercatat mencapai Rp19,5 miliar.
Muhammad Fikri Thobari, terjaring OTT pada Senin malam, (9/3/2026).
Penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. “Benar, Bupati Rejang Lebong (terjaring OTT KPK),” ujarnya singkat kepada awak media.
Pemeriksaan Lanjutan di Gedung Merah Putih
Setelah diamankan di Bengkulu, Fikri Thobari bersama beberapa pihak lainnya langsung diterbangkan ke Jakarta pada Selasa pagi.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa tim telah melakukan penyelidikan tertutup sebelum melakukan penindakan.
Selain bupati, sejumlah pejabat pemda dan pihak swasta turut diamankan. KPK juga telah memasang garis segel merah-hitam di beberapa lokasi strategis, termasuk:
Ruang kerja Bupati Rejang Lebong.
Beberapa ruangan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Penyidik juga terpantau menyita sejumlah dokumen penting sebagai barang bukti.
Sempat Hadiri Agenda Resmi Sebelum Ditangkap
Ironisnya, beberapa jam sebelum ditangkap, Fikri masih menjalankan tugas kedinasan.
Ia bersama istrinya menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bengkulu Selatan dalam rangka HUT ke-77 kabupaten tersebut pada Senin pagi. Dalam sambutannya, ia sempat memberikan ucapan selamat dan harapan bagi pembangunan daerah.
Harta Kekayaan Fikri Thobari
Seiring dengan kasus hukumnya, profil finansial sang bupati kini menjadi konsumsi publik. Berdasarkan LHKPN per 7 Agustus 2024, Fikri memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp19.530.683.491.
Berikut rincian aset yang dilaporkan:
Tanah dan Bangunan: Rp14,6 miliar (14 bidang di wilayah Bengkulu).
Transportasi: Rp900 juta (Mitsubishi Eclipse Cross 2020 dan Pajero Sport 2021).
Kas dan Setara Kas: Rp7,23 miliar.
Harta Lainnya: Rp9,7 miliar.
Harta Bergerak: Rp45 juta.
Utang: Rp12,94 miliar.
Profil Singkat Muhammad Fikri Thobari
Pria kelahiran Baturaja, 4 Februari 1981 ini merupakan Bupati Rejang Lebong periode 2025–2029. Sebelum terjun ke politik sebagai Ketua DPD PAN Rejang Lebong, ia memiliki latar belakang pengusaha dan media.
Ia tercatat pernah memimpin koran “Sehasen Jaya” serta menjabat Direktur Utama PT Bukit Juvi Permata. Fikri juga aktif di organisasi properti seperti REI dan HIMPERRA.
KPK saat ini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum definitif bagi para pihak yang terjaring operasi ini.
Penyelidikan masih terus didalami untuk mengungkap detail kasus korupsi yang menjerat kepala daerah tersebut di tengah bulan suci Ramadan. (*)





