Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa masih terdapat para pejabat yang mengecewakan dari sisi tanggung jawab terhadap bangsa. Hal tersebut menurutnya yang menjadi alasan bangsa Indonesia masih mengalami kendala dan banyak kesulitan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 218 jembatan bailey, armco, dan perintis secara virtual kemarin, Senin (9/3/2026). Prabowo mengatakan Satgas Jembatan telah berhasil membangun 218 jembatan dalam waktu 2,5 bulan.
Prabowo pun menilai hal tersebut merupakan prestasi yang luar biasa. Akan tetapi, Prabowo kemudian menyinggung bahwa bangsa Indonesia masih menghadapi banyak kendala.
"Banyak kesulitan, banyak kekurangan. Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas. Di satu pihak banyak petugas yang bekerja dengan luar biasa, di lain pihak masih ada di unsur-unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara," ujar Prabowo.
Hal tersebut menurut Prabowo harus diakui pemerintah. Kemudian, pemerintah menurutnya tidak selalu bicara yang baik-baik dan yang manis-manis.
Selain itu, Prabowo juga menyinggung terkait dengan kondisi geopolitik yang tengah panas akibat perang Iran Vs Amerika-Israel. "Kita sadar dan mengerti dunia sekarang penuh dinamika yang berbahaya, di mana-mana meletus perang," kata Prabowo.
Baca Juga
- Prabowo Kembali Serukan 'Perang' Terhadap Pejabat-Pengusaha Kolusi
- Wall Street Pulih Setelah Sinyal Trump soal Akhir Perang Iran, Harga Minyak Turun
- Daftar Harga Motor Listrik Terbaru Maret 2026, Rentang Rp10 Juta - Rp30 Juta
Presiden pun menyebut bahwa Indonesia harus siap menghadapi kesulitan. Prabowo kemudian menyatakan akan memberikan taklimatnya terkait kondisi geopolitik global saat ini.
"Tapi harus bersyukur bangsa Indonesia punya kekuatan yang besar. Tapi juga saya harus jujur, kepada seluruh rakyat, saya juga akan beri suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat," ujar Prabowo.





