Posisi Batam Strategis untuk Ekspor UMKM, Wamendag Genjot Peran Export Center

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, Batam — Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esty Widya Putri mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Batam untuk memperluas pasar hingga tingkat internasional dengan memanfaatkan fasilitas pusat ekspor yang tersedia di Mall Pelayanan Publik Batam.

Dalam dialog bersama eksportir dan pelaku usaha, Senin (9/3/2026), Roro menilai posisi strategis Batam berpotensi besar menjadi pintu gerbang ekspor bagi produk UMKM ke pasar global.

“Batam memiliki lokasi yang sangat strategis. Karena itu kami berharap keberadaan export center di sini dapat menjadi sumber informasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan pasar hingga ke tingkat global,” ujarnya usai diskusi.

Pusat ekspor tersebut diharapkan menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memperoleh informasi terkait kondisi pasar internasional, peluang ekspor, hingga perkembangan perjanjian perdagangan yang tengah dijajaki pemerintah.

Dia menjelaskan, Kementerian Perdagangan saat ini memfokuskan tiga agenda utama dalam memperkuat sektor perdagangan nasional. Pertama, menjaga dan memperkuat pasar domestik dengan membuka akses pemasaran produk UMKM melalui jaringan ritel modern di berbagai daerah.

“Langkah ini dilakukan agar produk UMKM dapat masuk ke lebih banyak gerai ritel sehingga jangkauan pemasarannya semakin luas,” kata Roro.

Baca Juga

  • 25% Ekspor Batam Menuju ke AS, BP Batam Putar Otak
  • BP Batam Kaji Pinjam Dana Korsel untuk Bangun Waduk Baru
  • Ini Biaya Membuat Paspor Baru di Batam, Harga Berubah 17 Desember 2024

Agenda kedua adalah memperluas pasar ekspor melalui pemanfaatan berbagai perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA). Pemerintah menilai kesepakatan dagang tersebut dapat membuka peluang yang lebih besar bagi produk Indonesia untuk masuk ke pasar internasional.

Namun demikian, masih terdapat kesenjangan informasi mengenai pemanfaatan perjanjian dagang tersebut di kalangan pelaku usaha daerah.

“Karena itu kami terus mendorong sosialisasi agar pelaku usaha memahami peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekspor,” ujarnya.

Sementara agenda ketiga adalah memperkuat kapasitas UMKM agar mampu bersaing di pasar global. Pendampingan difokuskan pada pelaku usaha yang telah siap ekspor, baik dari sisi kapasitas produksi, kualitas produk, maupun keberlanjutan usaha.

Saat ini Kementerian Perdagangan memiliki jaringan perwakilan perdagangan di 33 negara melalui atase perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC). 

Jaringan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan informasi pasar sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli di luar negeri.

Secara nasional, kinerja perdagangan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif dengan surplus yang mencapai sekitar 41,05 miliar dolar AS. Meski ekspor masih didominasi komoditas utama seperti minyak kelapa sawit, bahan bakar, serta besi dan baja, peningkatan juga mulai terlihat pada komoditas yang banyak dihasilkan UMKM, seperti kopi, kakao, dan produk halal.

Menurut Roro, produk Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional. Namun pelaku usaha tetap perlu memahami standar yang berlaku di negara tujuan, mulai dari sertifikasi halal, standar keberlanjutan, hingga persyaratan kualitas produk.

Dia juga menekankan pentingnya promosi dan jejaring bisnis dalam memperluas pasar ekspor. Salah satu cara yang efektif adalah melalui pameran atau expo yang mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli potensial.

“Networking sangat penting. Melalui expo, buyer dan seller dapat bertemu langsung sehingga membuka peluang kerja sama dan perluasan pasar,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Roro juga mencatat berbagai masukan dari para eksportir di Batam yang akan menjadi bahan evaluasi bagi Kementerian Perdagangan dalam merumuskan kebijakan pengembangan ekspor ke depan, khususnya untuk wilayah Batam dan sekitarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Menang Perang  Lawan AS-Israel Hanya Ilusi dan Halusinasi
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Pascalongsor Sampah, Pemprov DKI Hentikan Open Dumping di Zona 4A Bantargebang
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Tunjangan Profesi Guru Agama di Sekolah Mulai Dicairkan, Termasuk Lulusan PPG 2025
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
SILO Perluas Jaringan RS di Jateng
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Ini Deretan Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik
• 23 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.