CILACAP, KOMPAS.TV - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menggelar pengundian penempatan hunian sementara (huntara) untuk 39 warga terdampak tanah longsor di Desa Cibeunying.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, pengundian dilakukan agar warga dapat menentukan sendiri nomor rumahyanga akan mereka tempati.
Proses pengundian dilakukan secara terbuka dan transparan.
“Hari ini (9/3) kita melakukan pengundian terkait 39 keluarga yang belum menempati hunian sementara. Alhamdulillah, sudah selesai dan berjalan lancar,” jelasnya di Cilacap, Senin (9/3/2026), seperti dikutip ANTARA.
Baca Juga: Warga Cilacap Tewas Akibat Diserbu Lebah di Atap Rumah | BU
Ia menyampaikan, seluruh warga telah mendapatkan nomor undian, sekaligus nomor unit rumah yang akan mereka tempati.
“Saya lihat mereka cukup senang karena memang mereka sendiri yang menentukan melalui undian dan prosesnya kita lakukan secara transparan dan terbuka,” katanya.
Pihaknya menargetkan para penerima manfaat dapat segera menempati huntara tersebut sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Taryo juga menyebut, penerima huntara tersebut merupakan penyintas bencana yang sebelumnya tinggal di kawasan rawan bencana tanah longsor.
Huntara tersebut berada di lahan relokasi yang masuk wilayah Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Cilacap, yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari lokasi bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Majenang.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- warga terdampak longsor cilacap
- longsor cilacap
- bpbd cilacap
- longsor
- cilacap





