Jakarta: DPR RI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil langkah konkret di tengah memanasnya eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa dunia kini membutuhkan tindakan nyata untuk menjaga stabilitas dan penghormatan terhadap hukum internasional.
“DPR RI mendesak PBB untuk mengambil peran, segera bertindak dalam menjaga penghormatan terhadap hukum internasional, perlindungan terhadap masyarakat sipil, serta komitmen bersama menjaga perdamaian dan stabilitas global,” ujar Puan Maharani dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 10 Maret 2026.
Baca Juga :
Ketua DPR Dukung Pembatasan Medsos bagi Anak di Bawah 16 TahunPuan menekankan bahwa penggunaan kekuatan militer dalam konflik geopolitik saat ini sangat mengkhawatirkan karena mengabaikan kedaulatan negara. DPR pun mendesak Pemerintah Indonesia untuk tetap teguh menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif guna merespons dinamika global secara konstruktif dan bijaksana.
Sebagai bentuk kontribusi nyata, Puan menyatakan parlemen akan terus memperkuat diplomasi antarnegara melalui berbagai forum internasional. Salah satunya melalui agenda AIPA Caucus 2026 yang akan diselenggarakan di Indonesia.
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Fath Putra Mulya.
“AIPA Caucus 2026 yang akan diselenggarakan di Indonesia, dapat menjadi momentum dalam memperkuat peran diplomasi parlemen Indonesia untuk mendorong solidaritas kawasan dan menjaga stabilitas regional,” tegasnya.
Puan menambahkan bahwa situasi di Timur Tengah saat ini menunjukkan kegagalan sistem keamanan global dalam menjamin keseimbangan kepentingan antarnegara. Oleh karena itu, DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong tata dunia yang lebih adil serta penyelesaian sengketa secara damai melalui dialog dan diplomasi.




