TEHERAN, KOMPAS.TV - Juru bicara Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC) Brigjen Ali Mohammad Naeini merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai kelanjutan perang di Iran. Naeini menyangkal klaim Trump mengenai keberhasilan pasukan AS dalam operasi gabungan dengan Israel.
Ali Mohammad Naeini menyebut pernyataan Trump mengenai pencapaian militer AS dalam perang "sekadar kebohongan." Naeini justru mengeklaim presiden AS itu berupaya "memfabrikasi pencaiapan militer" setelah mengalami kekalahan.
Juru bicara IRGC itu pun merespons Trump yang menyatan perang AS-Israel di Iran akan selesai dalam waktu dekat karena pasukan AS berhasil melumpuhkan pertahanan Iran.
"Kami akan menjadi pihak yang menentukan berakhirnya perang ini," kata Ali Mohammad Naeini dikutip Tasnim via Al Jazeera, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: Trump Sebut Perang Iran akan Selesai dalam Waktu Dekat, Janjikan Harga Minyak Turun
Naeini juga membantah klaim AS bahwa serangan mereka telah melumpuhkan kapabilitas Iran meluncurkan rudal. Menurutnya, Teheran justru kini menembakkan lebih banyak proyektil dengan hulu ledak mencapai lebih dari satu ton.
"Kami tahu amunisi kalian mulai habis dan Anda mencari cara terhormat untuk keluar dari perang. Kenapa Anda tidak memberi tahu kebenarannya kepada publik Amerika?" kata Naeini.
"Trump tidak ingin orang Amerika tahu bahwa seluruh insfrastruktur militer AS di Teluk Persia telah hancur."
Lebih lanjut, pejabat IRGC tersebut juga menanggapi pernyataan Trump yang akan memberi jaminan kemanana bagi kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz.
Naeini menegaskan Iran tidak akan mengizinkan ekspor satu liter pun minyak dari Timur Tengah kepada pihak agresor serta sekutu-sekutu mereka hingga waktu yang tidak ditentukan.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- koprs garda revolusioner iran
- donald trump
- akhir perang iran
- harga minyak dunia
- iran
- ali mohammad naeni




